BI Hentikan Publikasi JIBOR Mulai 1 Januari 2026, Digantikan INDONIA
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). Jadwal operasional BI Nataru 2025/2026. Jadwal operasional BI saat libur Nataru 2025/2026. Jadwal operasional BI Desember 2025.(SHUTTERSTOCK/FRRN)
14:40
31 Desember 2025

BI Hentikan Publikasi JIBOR Mulai 1 Januari 2026, Digantikan INDONIA

Bank Indonesia (BI) menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026.

Selama ini publikasi JIBOR digunakan sebagai acuan suku bunga untuk berbagai instrumen keuangan di pasar uang.

Sebagai penggantinya, BI akan menggunakan Indonesia Overnight Index Average (INDONIA), yaitu suku bunga acuan rupiah yang dihitung berdasarkan transaksi aktual pinjam-meminjam antarbank.

Ilustrasi rupiah, uang rupiah. Mata uang paling lemah di Asia 2025.PIXABAY/DARNO BEGE Ilustrasi rupiah, uang rupiah. Mata uang paling lemah di Asia 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, penggantian JIBOR menjadi INDONIA ini untuk memperkuat kredibilitas dan keandalan suku bunga acuan rupiah nasional.

Dengan berbasis transaksi aktual, INDONIA dinilai lebih akurat, objektif, dan mencerminkan kondisi likuiditas pasar secara riil dibandingkan JIBOR.

"Ini merupakan bagian dari reformasi suku bunga acuan yang sejalan dengan praktik terbaik global, guna memperkuat pendalaman pasar keuangan Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

Menurut BI, penggunaan INDONIA sebagai acuan akan mendorong terwujudnya pasar keuangan Indonesia yang modern, kredibel, dan berdaya saing global untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

INDONIA dipublikasikan setiap akhir hari transaksi pada halaman depan website BI agar pelaku pasar lebih mudah menemukan publikasi INDONIA.

"BI akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pelaku pasar dan masyarakat guna memastikan kelancaran reformasi suku bunga acuan," ucap Ramdan.

Denny memastikan perubahan ini dilakukan dengan persiapan yang matang, termasuk memastikan kesiapan pelaku pasar keuangan.

Ilustrasi suku bunga, suku bunga acuan, BI Rate. FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi suku bunga, suku bunga acuan, BI Rate. Sejak 1 Agustus 2018, INDONIA telah dipublikasikan secara pararel dengan JIBOR agar pelaku pasar keuangan mulai terbiasa mengacu pada INDONIA.

Selain itu, BI juga telah mengumumkan penghentian publikasi JIBOR sejak 27 September 2024, disertai dengan Panduan Transisi Pengakhiran JIBOR yang disusun oleh National Working Group on Benchmark Reform.

Dengan persiapan itu, dia menyebut, pelaku pasar secara bertahap telah mengacu pada INDONIA.

Hal ini terlihat dari nilai kontrak keuangan yang jatuh tempo sebelum 31 Desember 2025 dan menggunakan JIBOR sebagai acuan, telah turun 67,7 persen dari sebesar Rp 140,37 triliun pada September 2024 menjadi Rp 45,28 triliun pada September 2025.

Sementara nilai kontrak yang memiliki fallback rate (telah dinegosiasikan dengan rate yang baru pada saat JIBOR dihapuskan) yang jatuh tempo setelah 31 Desember 2025, meningkat 35,9 persen dari Rp 164,48 triliun pada September 2024 menjadi Rp 223,76 triliun pada September 2025.

Seiring dengan peningkatan transparansi pasar, aktivitas transaksi di Pasar Uang Antarbank (PUAB) juga menunjukkan kinerja yang baik.

Hingga 19 Desember 2025, rata-rata nilai transaksi pinjam-meminjam antarbank dalam rupiah mencapai sekitar Rp 15,4 triliun per hari, atau sekitar 63,5 persen dari total transaksi pasar uang.

Tag:  #hentikan #publikasi #jibor #mulai #januari #2026 #digantikan #indonia

KOMENTAR