IHSG Ditutup Melemah Hari Ini, Turun 0,55 Persen ke Level 8.537
Ilustrasi saham, IHSG.(canva.com)
16:24
24 Desember 2025

IHSG Ditutup Melemah Hari Ini, Turun 0,55 Persen ke Level 8.537

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Indeks berakhir di level 8.537,91, turun 46,87 poin atau 0,55 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Indeks sempat dibuka di posisi 8.597,38 dan mencatatkan level tertinggi harian di 8.611,33. Namun kemudian turun menyentuh level terendah di 8.525,10, sebelum akhirnya ditutup di zona merah.

Aktivitas perdagangan tercatat ramai. Volume transaksi mencapai 33,27 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,63 triliun dan frekuensi perdagangan menembus 2,51 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar menyentuh Rp 15.633 triliun.

Dari sisi pergerakan saham, tekanan terlihat lebih dominan. Sebanyak 403 saham ditutup melemah, sementara 247 saham menguat dan 152 saham bergerak stagnan.

Pelemahan IHSG hari ini terjadi di tengah tekanan pada mayoritas sektor saham. Barang baku (basic industry) turun 1,59 persen, disusul energi yang melemah 1,14 persen.

Lalu, sektor transportasi terkoreksi 1,00 persen, teknologi turun 0,77 persen, keuangan melemah 0,54 persen, industri dan kesehatan masing-masing turun 0,12 persen, konsumer siklikal terkoreksi 0,03 persen.

Sementara itu, sektor properti mencatatkan penguatan tertinggi dengan kenaikan 0,38 persen, disusul sektor konsumer non-siklikal naik 0,20 persen, serta infrastruktur menguat 0,16 persen.

Pergerakan saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 menunjukkan kinerja yang beragam.

Dari sektor perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup stagnan di level Rp 8.025. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga tidak bergerak dan bertahan di harga Rp 3.770.

Sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup flat di Rp 5.050. Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 20 poin atau 0,47 persen ke level Rp 4.270.

Pada sektor energi dan pertambangan, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun 15 poin atau 0,79 persen ke harga Rp 1.890. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bergerak stagnan di level Rp 2.280.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 125 poin atau 0,57 persen ke posisi Rp 22.000, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 30 poin atau 0,94 persen ke Rp 3.220.

Sebaliknya, tekanan cukup dalam dialami PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang anjlok 18 poin atau 4,74 persen ke level Rp 362, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 150 poin atau 4,57 persen ke Rp 3.130.

Dari sektor industri dan otomotif, PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penguatan 125 poin atau 1,92 persen ke Rp 6.625. Namun, PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 150 poin atau 0,50 persen ke level Rp 29.650.

Pada sektor telekomunikasi, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 10 poin atau 0,29 persen ke posisi Rp 3.460.

Sektor barang konsumsi menunjukkan pergerakan bervariasi. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah 10 poin atau 0,38 persen ke harga 2.600. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) stagnan di posisi Rp 6.800, begitu pula PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang bertahan di Rp 8.250.

Sedangkan, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 5 poin atau 0,41 persen ke Rp 1.210, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) terkoreksi 40 poin atau 1,49 persen ke harga Rp 2.650.

Dari sektor properti dan infrastruktur, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melemah 10 poin atau 1,17 persen ke level Rp 845, sedangkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menguat 40 poin atau 1,52 persen ke harga Rp 2.670.

Saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan penguatan dengan naik 1 poin atau 1,56 persen ke level Rp 65.

Tag:  #ihsg #ditutup #melemah #hari #turun #persen #level #8537

KOMENTAR