UKM Indonesia Tembus 20 Besar Ajang Global Perdagangan Digital di China
- Usaha kecil dan menengah (UKM) asal Indonesia, Dekor Asia, berhasil menembus 20 besar Finalis Gobal Terbaik dalam ajang New Power Award 2025 yang digelar Alibaba.com di Hangzhou, China.
Kerap dijuluki sebagai Piala Oscar Perdagangan Digital, ajang ini bertujuan mengapresiasi para pelaku Business-to-Business (B2B) visioner yang mendorong masa depan perdagangan digital. Tahun ini, kompetisi untuk pertama kalinya dibuka bagi penjual dari seluruh dunia.
Pendiri Dekor Asia, Bambang Wijaya mengatakan, keikutsertaan dalam New Power Award sebagai pengalaman berharga.
Forum tersebut membuka ruang pertukaran pembelajaran antar-eksportir dari berbagai negara terkait strategi memenangkan perdagangan digital.
Setiap tahunnya, sekitar 500 kandidat terkurasi bersaing melalui berbagai tahapan evaluasi, sebelum akhirnya sekitar 20 finalis terpilih melaju ke babak puncak untuk memperebutkan.penghargaan utama.
"Terpilih dalam New Power Award merupakan sebuah kehormatan besar bagi tim kami, sekaligus bagi komunitas perajin yang kami wakili," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (24/12/2025).
Dia mengungkapkan, kekuatan cerita dan identitas produk menjadi faktor penting agar pelaku usaha Indonesia mampu bertahan dan berkembang di pasar global yang kompetitif.
Selama hampir tiga dekade, Dekor Asia mengembangkan produk furnitur dan elemen taman berbahan kayu daur ulang serta bambu berkelanjutan. Produk tersebut dipasarkan ke berbagai negara dengan mengedepankan nilai keaslian kerajinan Indonesia sebagai daya tarik utama.
"Ketika sebuah keluarga di Eropa duduk di saung bambu, mereka tidak hanya membeli peneduh. Mereka membeli sentuhan tangan Indonesia, desain Indonesia, dan cerita Indonesia," ucapnya.
Melalui platform Alibaba.com, Dekor Asia menjangkau pembeli internasional secara digital. Lebih dari 40 persen pelanggan global perusahaan tersebut diperoleh sepenuhnya melalui kanal online, dan sekitar 80 persen di antaranya belum pernah bertemu langsung dalam pameran dagang konvensional.
Kesuksesan para pelaku usaha Indonesia ini terjadi seiring dengan pertumbuhan kuat di platform Alibaba.com. Sejak Semester II 2025, jumlah pendaftaran eksportir baru dari Indonesia meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan pergeseran signifikan UKM lokal menuju perdagangan digital.
Menurut Bambang, dengan pendekatan digital-first ini membantu membangun kemitraan jangka panjang berbasis kepercayaan dengan para pembeli mancanegara.
"Saya mungkin tidak bisa menjadi yang termurah, tapi saya bisa menjadi yang paling Indonesia," kata Bambang.
Melalui platform Alibaba.com, Dekor Asia menjangkau pembeli internasional secara digital. Lebih dari 40 persen pelanggan global perusahaan tersebut diperoleh sepenuhnya melalui kanal online, dan sekitar 80 persen di antaranya belum pernah bertemu langsung dalam pameran dagang konvensional.
Tag: #indonesia #tembus #besar #ajang #global #perdagangan #digital #china