Produsen Le Minerale Tegaskan Sumber Air dari Pegunungan
- PT Tirta Fresindo Jaya, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Le Minerale menegaskan sumber air yang digunakan dalam produknya berasal dari air pegunungan.
Direktur External Affairs dan Regulatory Tirta Fresindo Jaya Johan Muliawan menyatakan sumber air Le Minerale berasal dari air pegunungan, yang dalam proses alaminya dapat keluar.
"Sumber air Le Mineral berasal dari air pegunungan. Yang terbaik adalah air yang ada di dalam pegunungan, yang dalam proses alamiahnya dalam tekanan tertentu dapat keluar," kata Johan, dikutip pada Sabtu (15/11/2025).
Direktur External Affairs dan Regulatory Tirta Fresindo Jaya Johan Muliawan menyatakan, pemberitaan yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan pernyataannya dengan utuh saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025). Ia kembali menegaskan, Le Minerale bersumber dari air pegunungan.
Selain itu, imbuh Johan, dengan teknologi yang dimiliki perseroan, maka dapat diperoleh dua hal terkait dengan ketersediaan air dari sumber pegunungan.
Pertama, keberlanjutan pengambilan air yang terus terjaga.
"Kedua adalah terjamin higienitasnya, sehingga mineral alaminya dapat terjaga, dan sangat layak dan sangat baik untuk dikonsumsi," terang Johan.
Sebelumnya, sebanyak delapan perusahaan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) buka suara soal asal sumber bahan baku air yang mereka gunakan.
Keterangan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025) lalu.
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta para produsen transparan dalam menjelaskan sumber air baku yang digunakan dalam produk mereka.
Ilustrasi air minum dalam kemasan (AMDK).
“Kami ingin dengar itu. Kalau air gunung, ya katakan air gunung. Sekarang definisinya beda-beda, jadi tolong dijelaskan,” ujar Saleh.
Kemudian, Komisi VII DPR akan membentuk panita kerja (panja) AMDK untuk mendalami dan memperbaiki berbagai aspek yang berkenaan dengan pengelolaan air minum.
Saleh mengatakan, air adalah komoditas utama dalam kehidupan. Oleh karenanya, pengelolaan air harus dilakukan secara baik dan berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Panja akan dibentuk untuk lebih mendalami lagi perihal usaha pengelolaan AMDK.
"Kemarin, itu baru pengumpulan informasi awal. Jumlah narsumnya banyak, waktu terbatas. Oleh karena itu, perlu pendalaman lebih detail lagi," kata Saleh di Jakarta, Kamis (13/11/2025), dikutip dari Antaranews.
Tag: #produsen #minerale #tegaskan #sumber #dari #pegunungan