Mahfud MD: Food Estate Gagal, Rusak Lingkungan, Rugi Kita
Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD dalam acara debat capres-cawapres ke-4, Minggu (21/1/2024).(Screenshot/YouTube KPU)
20:00
21 Januari 2024

Mahfud MD: Food Estate Gagal, Rusak Lingkungan, Rugi Kita

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengatakan bahwa proyek pangan Presiden Jokowi, Food Estate, telah gagal.

Food Estate merupakan proyek yang digencarkan oleh Presiden Jokowi, sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan.

“Jangan misalnya seperti Food Estate yang gagal dan merusak lingkungan, yang benar aja, rugi dong kita,” kata Mahfud saat acara Debat ke-4 Cawapres di Senayan JCC, Minggu (21/1/2024).

Mahfud mengatakan pihaknya mendorong pemanfaatan, pemerataan, partisipasi masyarakat, dan penghormatan terhadap hal yang diwariskan leluhur.

“Kami akan gunakan 4 tolak ukur itu, tapi kami tidak melihat apa yang diperlukan ini untuk menjadi kelestarian alam kita, maka kita punya program petani, bangga bertani, di laut jaya, nelayan sejahtera,” kata dia.

Dia mengatakan, ada tiga hal yang akan menentukan masa depan Indonesia, yakni tuhan, manusia, dan alam. Dia menjelaskan, indonesia sudah biasa melakukan langkah-langkah perlindungan lingkungan agar lestrari.

Sumber Daya Alam (SDA) juga harus dikelola dan digunakan untuk kemakmuran rakyat.

“Sumber daya alam kita kaya, tapi pangan belum berdaulat, lahan pertanian masih sedikit tapi subsidi pupuk makin besar, dan nilainya tiap tahun naik,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman membantah program lumbung pangan atau Food Estate telah gagal. Amran menuturkan, proyek lumbung pangan itu membutuhkan banyak waktu dan proses agar bisa optimal.

Dia bilang bisa saja pada proses penanaman pertama hasilnya belum optimal namun seiring berjalannya waktu bisa berhasil.

"Kalau pertanian itu enggak bisa sekaligus, kalau yang tahun pertama biasa produksinya rendah, tahun kedua sedang, tahun ketiga sudah tinggi karena harus ada penyesuaian kondisi di lapangan, kondisi tanah, unsur hara tanah bagaimana, bagaimana PH-nya harus dicek. Apakah butuh dolomit atau sudah tidak butuh lagi, ini harus dicek detail," ujar Mentan Amran kepada media saat ditemui di kantornya, Senin (20/11/2023).

Dia mengklaim ada banyak program Food Estate yang berhasil di antaranya Food Estate Kalimantan Selatan dan Food Estate di Sumatera Selatan. Mentan juga meyebut Food Estate Humbahas di Sumatera Utara sudah berhasil dan akan terus dikembangkan lebih luas lagi.

Editor: Kiki Safitri

Tag:  #mahfud #food #estate #gagal #rusak #lingkungan #rugi #kita

KOMENTAR