Jelang Konser BTS di Korea Selatan, Busan Perketat Pengawasan Hotel
- Pemerintah Busan, Korea Selatan, mengambil langkah khusus untuk melindungi penggemar BTS dari praktik penetapan harga hotel yang tidak wajar menjelang konser tur dunia BTS bertajuk “ARIRANG” pada Juni 2026.
Pemerintah daerah tersebut mengumumkan penindakan besar-besaran terhadap praktik kenaikan harga akomodasi yang dinilai berlebihan, Rabu (13/5/2026).
- Busan Sediakan Penginapan Murah Jelang Konser BTS, Ada di Kuil
- Jelang Konser BTS, Penginapan di Busan Korsel Hampir Penuh
Langkah ini dilakukan dengan membentuk gugus tugas antar lembaga yang akan memeriksa seluruh hotel dan wisma di wilayah tersebut, dilansir dari The Korea Times, Jumat (15/5/2026).
Tim tersebut melibatkan Kepolisian Yudisial Khusus Busan serta Komisi Perdagangan Adil Korea untuk mengantisipasi praktik penetapan harga hotel yang berlebihan dan pembatalan reservasi secara sepihak.
Praktik seperti itu sebelumnya kerap muncul saat kota tersebut menjadi tuan rumah acara budaya berskala besar.
Pemeriksaan akan difokuskan pada tempat usaha yang dilaporkan melalui sistem pengaduan milik pemerintah kota.
- Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
- Jelang Konser Comeback BTS 2026, Museum dan Teater Tutup Sementara
Jelang konser BTS, Busan perketat pengawasan hotel
Hotel tak terdaftar hingga dugaan penggelapan pajak
Ilustrasi Gamcheon Culture Village di Busan, Korea Selatan. Busan membentuk tim khusus untuk mengawasi lonjakan tarif hotel jelang konser tur dunia BTS di Busan, Korea Selatan, pada Juni 2026.
Berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Kesehatan Masyarakat Korea Selatan, petugas akan memeriksa sejumlah dugaan pelanggaran, mulai dari tidak mencantumkan daftar harga resmi hingga pengoperasian penginapan ilegal yang belum terdaftar.
Jika ditemukan indikasi tarif berlebihan atau praktik pemesanan mencurigakan, pemerintah Busan juga mengancam akan melibatkan Dinas Pajak Nasional untuk menyelidiki kemungkinan adanya penggelapan pajak.
Pemerintah daerah tersebut menilai langkah ini penting untuk menjaga reputasi kota sebagai destinasi internasional penyelenggara acara MICE atau meeting, incentives, conferences, and exhibitions.
“Pariwisata yang adil bukan hanya masalah perlindungan konsumen, tetapi juga menyangkut citra jangka panjang kota,” kata seorang pejabat Busan.
Selain pengawasan harga, Pemerintah Busan juga mulai menguji sistem transparansi tarif yang nantinya direncanakan menjadi bagian permanen dari sistem ekonomi lokal mulai akhir tahun ini.
- Tarif Hotel di Busan Korea Selatan Naik 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS 2026
- Kecelakaan Pesawat di Awal 2025, Air Busan Terbakar hingga Delta Airlines Terbalik
Fasilitas umum jadi penginapan sementara
Pemerintah Busan juga telah menyiapkan solusi alternatif untuk mengantisipasi lonjakan permintaan penginapan selama konser berlangsung pada pertengahan Juni 2026, tepatnya dari Kamis (11/6/2026) sampai Sabtu (13/6/2026).
Sejumlah fasilitas umum, termasuk pusat pemuda di Gunung Geumnyeon dan Gudeok, akan diubah menjadi penginapan sementara bagi penggemar.
Tak hanya itu, Kuil Naewonjeong juga akan membuka program “Temple Stay” atau menginap di kuil.
Program tersebut menyediakan akomodasi yang lebih tenang dan terjangkau bagi sekitar 400 penggemar internasional yang diperkirakan kesulitan mendapatkan hotel di kawasan pantai Busan.
Tag: #jelang #konser #korea #selatan #busan #perketat #pengawasan #hotel