Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran
US Secretary of State Marco Rubio [Officiel Instagram]
13:40
15 Mei 2026

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menegaskan harga bensin yang tinggi di AS tidak akan membantu Iran memperoleh konsesi dari Washington maupun mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan.

“Jika Iran berpikir mereka bisa memanfaatkan politik domestik kami untuk menekan Presiden agar menerima kesepakatan yang buruk, itu tidak akan terjadi,” kata Rubio kepada NBC News sebagaimana dilaporkan RIA Novosti, Jumat.

“Kami telah mengambil langkah-langkah luar biasa untuk menjaga harga bensin tetap lebih rendah dibandingkan beberapa wilayah lain di dunia, dan harganya akan terus turun,” sambungnya.

Menurut American Automobile Association (AAA), pada 14 Mei 2026 harga rata-rata bensin di Amerika Serikat naik menjadi 4,53 dolar AS atau sekitar Rp79.600 per galon.

Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada 7 April 2026, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang jelas.

Donald Trump kemudian memperpanjang penghentian permusuhan untuk memberi waktu kepada Iran mengajukan “proposal terpadu”.

Peningkatan ketegangan akibat konflik AS-Israel dengan Iran itu sempat mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia ke pasar global.

Kondisi tersebut memicu kenaikan harga bahan bakar di sejumlah negara.

(Antara)

Editor: Irwan Febri

Tag:  #marco #rubio #harga #bensin #tinggi #akan #paksa #beri #konsesi #iran

KOMENTAR