Aktivitas Wisata di Dusun Mendak Wonogiri, Permukiman di Lembah Bengawan Solo Purba
Dusun Mendak di Pracimantoro, Wonogiri yang berada di Lembah Bengawan Solo Purba.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)
12:07
12 Februari 2026

Aktivitas Wisata di Dusun Mendak Wonogiri, Permukiman di Lembah Bengawan Solo Purba

Lembah kering Sungai Bengawan Solo Purba merupakan salah satu geosite penting di kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.

Alur lembahnya memanjang dari Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, hingga bermuara di Pantai Sadeng, Gunungkidul.

Selain dapat diamati dari Google Maps, kini pengunjung bisa menemukan permukiman yang hidup berdampingan dengan lanskap geologi purba ini, salah satunya adalah Dusun Mendak, Desa Petirsari, Kecamatan Pracimantoro.

Baca juga: Wonogiri juga Punya Dusun di Lembah Kering Bengawan Solo Purba

Suasana asri permukiman di dasar lembah

Dalam kunjungan Wonogiri Historical Trip pada Minggu (1/2/2026), Kompas.com menggambarkan akses menuju Mendak sebagai jalan cor desa yang tak terlalu lebar, tetapi masih dapat dilalui mobil dan bus kecil.

Begitu tiba, suasana langsung berubah menjadi tenang dan alami, rumah joglo sederhana, pekarangan luas, serta sapi-sapi yang dipelihara warga menjadi pemandangan umum.

Mayoritas warga Mendak bekerja sebagai petani dan pencari pakan ternak. Rutinitas mereka dimulai pagi hari, kembali pada sore hari, dan nyaris tidak berubah dari generasi ke generasi.

“Di sini memang dibiarkan seperti desa apa adanya,” ujar Ari Winanto, pemandu wisata dari Museum Karst Indonesia.

Aktivitas wisata di Dusun Mendak

Meski tampak sederhana, Dusun Mendak menyimpan berbagai aktivitas menarik bagi wisatawan, terutama bagi mereka yang ingin merasakan kehidupan desa di lembah purba yang unik.

1. Menikmati kuliner khas desa

Pengunjung bisa mencicipi hidangan tradisional seperti singkong rebus, jagung rebus, pecel, hingga sayur jantung pisang—semua dibuat dari hasil kebun warga.

2. Minum jamu kunyit buatan warga

Warga telah membuat jamu kunyit secara turun-temurun dari tanaman yang tumbuh di kebun mereka sendiri.

“Kalau enggak enak badan, sejak dulu ya minum jamu,” kata Ari.

3. Membuat kerupuk romeo

Meski terpencil, Mendak punya camilan unik bernama kerupuk romeo. Terbuat dari singkong, kerupuk ini sudah ada sejak zaman nenek moyang.

Proses Pembuatan Kerupuk Romeo di Dusun Mendak, Wonogiri (1/2/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Proses Pembuatan Kerupuk Romeo di Dusun Mendak, Wonogiri (1/2/2026).

“Asal namanya kami tidak tahu, sudah sejak zaman simbah,” ujar Agus Suradal, Kepala Dusun Mendak.

4. Menginap di rumah warga

Tidak ada homestay resmi, tetapi wisatawan bisa merasakan pengalaman live in, menginap langsung di rumah warga, kesempatan untuk menyelami kehidupan desa yang masih alami.

Baca juga: Keajaiban Alam Wonogiri, Serunya Jelajah Bentang Karst hingga Lembah Bengawan Solo Purba

5. Gowes menjelajahi lembah Bengawan Solo Purba

Dengan sepeda, wisatawan bisa menyusuri jalan desa hingga menikmati panorama lembah Bengawan Solo Purba dari berbagai sudutnya.

Dusun Mendak di Pracimantoro, Wonogiri yang berada di Lembah Bengawan Solo Purba.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Dusun Mendak di Pracimantoro, Wonogiri yang berada di Lembah Bengawan Solo Purba.

6. Naik jip wisata melintasi lembah Bengawan Solo Purba

Aktivitas paling seru adalah tur jip melintasi dasar lembah purba. Jalur berbatu dan lanskap karst membuat pengalaman ini menantang sekaligus fotogenik.

Untuk mengikuti berbagai aktivitas tersebut, wisatawan wajib melakukan reservasi lebih dulu agar warga dan pemandu dapat menyiapkan kebutuhan wisata.

Baca juga: Sejarah Kereta Api Wonogiri-Baturetno, Kini Tinggal Kenangan

Kontak reservasi:

Ari Winanto: 0822-4271-4442

Tag:  #aktivitas #wisata #dusun #mendak #wonogiri #permukiman #lembah #bengawan #solo #purba

KOMENTAR