Panduan Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi, Rute dan Tips Perjalanannya
Ilustrasi kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu(Wonderful Indonesia, Kemenpar)
14:07
3 Februari 2026

Panduan Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi, Rute dan Tips Perjalanannya

 – Geopark Ciletuh Palabuhanratu merupakan kawasan seluas 1.260 kilometer persegi di selatan Sukabumi yang memiliki beragam bentang alam, mulai dari tebing, pantai, hingga air terjun.

Kawasan ini telah menyandang status sebagai UNESCO Global Geopark sejak tahun 2018.

Baca juga: 4 Pantai di Geopark Ciletuh yang Wajib Dikunjungi, Ada Pantai Cimaja

Bagi kamu yang ingin merencanakan perjalanan ke sana, berikut adalah panduan mengenai titik-titik kunjungan utama dan tips teknis selama perjalanan, melansir dari Wonderful Indonesia Kemenpar.

Daya tarik wisata

1. Puncak Darma dan Bentang Alam Amphitheatre

Ilustrasi Puncak DarmaWonderful Indonesia, Kemenpar Ilustrasi Puncak DarmaSimak rute menuju Puncak Darma hingga persiapan kendaraan bagi kamu yang ingin liburan ke Geopark Ciletuh Sukabumi.

Ciletuh memiliki karakteristik geologi berupa tebing melengkung menyerupai tapal kuda atau sering disebut amphitheatre alami.

Puncak Darma merupakan titik pandang yang bisa kamu kunjungi untuk melihat lanskap ini secara menyeluruh dari ketinggian.

Baca juga: 6 Tips Kunjungan ke Curug Cikanteh di Geopark Ciletuh Sukabumi

Dari sini, kamu bisa melihat hamparan sawah, rumpun hutan, pantai, dan jalanan di bawahnya dengan jelas.

2. Pantai Palangpang

Pantai ini berfungsi sebagai ikon sekaligus pintu masuk utama ke kawasan geopark. Di lokasi ini, aktivitas wisata terasa lebih hidup.

Kamu bisa menikmati kelapa muda yang ditawarkan warga sekitar, melihat perahu yang melintas, atau sekadar duduk bersantai bersama teman maupun keluarga.

Baca juga: Seharian di Geopark Ciletuh Sukabumi, Bisa ke Mana Saja?

3. Kawasan air terjun

Terdapat beberapa air terjun dengan akses dan karakteristik yang berbeda untuk kamu jelajahi:

  • Curug Cimarinjung: memiliki akses yang paling ramah untuk kamu kunjungi bersama keluarga. Di bawahnya terdapat kolam yang membuat kamu betah duduk, bermain air, atau berfoto.


Ilustrasi Curug CimarinjungWonderful Indonesia, Kemenpar Ilustrasi Curug Cimarinjung

  • Curug Awang: Dikenal karena bentuk dinding batunya yang lebar sehingga aliran air tampak seperti tirai saat jatuh dari bibir tebing. Saat air jatuh deras, debit air yang besar akan menciptakan kabut percikan dengan udara dingin di sekitar kamu
  • Curug Sodong dan Puncakmanik: Dua lokasi ini berada di jalur yang berdekatan, sehingga sering dikunjungi dalam satu rangkaian rute perjalanan.

4. Geyser (Geotermal)

Ilustrasi Geyser di kawasan Ciletuh PalabuhanratuWonderful Indonesia, Kemenpar Ilustrasi Geyser di kawasan Ciletuh PalabuhanratuDi kawasan pesisir ini terdapat fenomena panas bumi berupa semburan air dan uap alami. Fenomena geyser ini memberikan pengalaman berbeda, mulai dari suara semburan hingga aroma mineral yang kuat.

Suasana tersebut mungkin belum kamu temui di objek wisata air terjun atau laut yang telah kamu kunjungi sebelumnya di kawasan ini.

Tips dan persiapan perjalanan

  • Kondisi kendaraan: jalur menuju Ciletuh memiliki variasi medan, mulai dari aspal mulus hingga tanjakan curam dan tikungan tajam. Pastikan sistem pengereman dan mesin kendaraan kamu dalam kondisi prima
  • Waktu Terbaik: Jarak pandang di titik-titik pantau sangat bergantung pada cuaca. Kamu disarankan berkunjung saat cuaca cerah. Pada musim hujan, akses ke area air terjun cenderung licin dan debit air bisa meningkat drastis
  • Sinyal dan navigasi: Sinyal telepon seluler sering tidak stabil di beberapa titik. Sebaiknya kamu unduh peta secara offline sebelum berangkat
  • Logistik: Siapkan uang tunai secukupnya karena ketersediaan mesin ATM masih terbatas di area utama geopark.

Baca juga: Puncak Paralayang, Lokasi Kemah dan Paralayang di Geopark Ciletuh

Tag:  #panduan #wisata #geopark #ciletuh #sukabumi #rute #tips #perjalanannya

KOMENTAR