Baru Dua Tahun Beroperasi, Taman Hiburan Imersif di Jepang Ini Akan Tutup
Taman hiburan Immersive Fort Tokyo di kawasan Odaiba, Tokyo, dipastikan akan menutup operasionalnya pada 28 Februari 2026 atau sekitar dua tahun sejak pertama kali dibuka untuk publik.
Penutupan ini sekaligus mengakhiri perjalanan taman hiburan yang sempat disebut sebagai taman hiburan imersif penuh pertama di dunia, dengan konsep yang jauh berbeda dari wahana konvensional.
Sejak awal, Immersive Fort Tokyo menarik perhatian wisatawan karena menawarkan pengalaman masuk langsung ke dalam dunia cerita yang diadaptasi dari novel dan anime populer.
Pengunjung tidak hanya menjadi penonton, melainkan juga dilibatkan sebagai bagian dari alur cerita melalui perpaduan video, tata ruang, dan pertunjukan langsung.
Menurut berita Ohayo Jepang, pihak operator mengumumkan penutupan tersebut setelah menilai bahwa proyek Immersive Fort Tokyo mengalami penyimpangan cukup besar dari rencana awal.
CEO Katana Inc., Tsuyoshi Morioka, menyebut tantangan yang dihadapi mencakup berbagai aspek, termasuk kondisi keuangan dan arah bisnis secara keseluruhan.
Meski tidak dijelaskan secara detail, keputusan ini menandai berakhirnya salah satu eksperimen paling ambisius dalam industri hiburan tematik di Jepang.
Menariknya, konsep hiburan imersif sendiri sebenarnya belum sepenuhnya ditinggalkan oleh pengembang.
Katana Inc. masih terlibat dalam proyek taman hiburan lain, termasuk Junglia Okinawa, yang mengusung konsep berbeda dan disebut mendapat respons positif sejak dibuka pada 2025.
Perbedaan konsep, lokasi, dan pendekatan pengunjung inilah yang membuat banyak pengamat menilai kegagalan Immersive Fort Tokyo menyimpan cerita yang lebih kompleks.
Baca informasi selengkapnya di Taman Hiburan Imersif Pertama Dunia di Tokyo Akan Tutup Februari 2026
Tag: #baru #tahun #beroperasi #taman #hiburan #imersif #jepang #akan #tutup