Itinerary Libur Akhir Tahun 2 Hari 1 Malam di Yogyakarta, Cek di Sini
Pantai Ngobaran di Gunungkidul yang dikenal sebagai persimpangan spiritual dan budaya. Terlihat dengan jelas Pura Segara Wukir yang berdiri megah di atas tebing karang(Wonderful Indonesia, Kemenpar)
20:07
26 Desember 2025

Itinerary Libur Akhir Tahun 2 Hari 1 Malam di Yogyakarta, Cek di Sini

– Yogyakarta tidak pernah kehabisan cara untuk memikat wisatawan.

Bagi kamu yang memiliki waktu terbatas, perjalanan 2 hari 1 malam (2D1N) sudah cukup untuk merasakan pengalaman wisata alam, spiritual, dan budaya yang kental di kota ini.

Melansir dari Wonderful Indonesia, Kemenpar, berikut adalah panduan lengkap itinerary wisata Yogyakarta untuk mengisi liburan singkat kamu.

Hari 1: Jejak Spiritual di Pantai Ngobaran dan Malam di Alun-alun Kidul

Siang - Sore: Eksotisme Pantai Ngobaran

Perjalanan dimulai dengan menuju arah selatan, tepatnya ke Pantai Ngobaran yang terletak di Desa Kanigoro, Gunungkidul.

Berjarak sekitar 2 jam dari pusat kota, kamu akan disuguhi lanskap tebing karang dramatis yang dihantam ombak Samudera Hindia.

Ngobaran bukan sekadar wisata alam, melainkan persimpangan spiritual yang unik. kamu bisa berfoto dengan latar Pura Segara Wukir yang megah atau mengunjungi Petilasan Prabu Brawijaya.

Saat air surut, jangan lewatkan momen melihat algae hijau yang tumbuh di karang, membentuk taman laut mini yang sangat Instagramable.

Untuk makan siang, kamu bisa mencicipi menu lobster bakar atau ikan bakar segar di warung lokal seperti Warung Bu Jum atau Kedai Laut Selatan.

Estimasi Biaya Hari Pertama (per orang):

  • Transportasi (PP): Rp 100.000 – Rp 150.000
  • Tiket masuk & parkir: Rp 15.000 – Rp 25.000
  • Makan & minum: Rp 100.000 – Rp 200.000
  • Penginapan 1 malam: Rp 150.000 – Rp 400.000
  • Oleh-oleh & jajanan: Rp 50.000 – Rp 100.000

Sore - Malam: Denyut Kehidupan di Alun-Alun Kidul

Kembali ke area kota, habiskan malam di Alun-Alun Kidul (Alkid). Menjelang sore, area ini mulai ramai dengan aktivitas penyewaan sepeda tandem dan skuter.

Kamu bisa mencoba tradisi legendaris Masangin, yaitu berjalan dengan mata tertutup di antara dua pohon beringin kembar (Waringin Kurung).

Alun-Alun Kidul dengan 2 pohon beringin kembar yang disebut Waringin Kurung, yang melambangkan penyeimbang dan penjaga harmoni. Di lokasi inilah tradisi Masangin dilakukan, di mana orang mencoba berjalan dengan mata tertutup di antara kedua beringin tersebut sebagai latihan fokus dan niat baikWonderful Indonesia, Kemenpar Alun-Alun Kidul dengan 2 pohon beringin kembar yang disebut Waringin Kurung, yang melambangkan penyeimbang dan penjaga harmoni. Di lokasi inilah tradisi Masangin dilakukan, di mana orang mencoba berjalan dengan mata tertutup di antara kedua beringin tersebut sebagai latihan fokus dan niat baikSuasana Alkid saat malam hari sangat ramah dan cair, menyerupai pasar malam dengan sepeda hias neon yang berkedip-kedip, sewa sepeda hias (15 menit): Rp 20.000 – Rp 40.000.

Kamu bisa menikmati Wedang Ronde dengan harga Rp 15.000 – Rp 30.000 atau jagung bakar seharga Rp 10.000 – Rp 25.000.

Hari 2: Menelusuri Malioboro

Pagi: Napak Tilas Malioboro, Keraton, dan Pasar Beringharjo

Hari kedua adalah waktu yang tepat untuk mengeksplorasi jantung sejarah Jogja. Mulailah pagi dengan berjalan kaki menyusuri Jalan Malioboro sepanjang 1 km menuju Keraton Yogyakarta.

Di sini, kamu bisa mengagumi arsitektur tradisional Jawa dan benda-benda bersejarah peninggalan Mataram.

Jalan Malioboro yang merupakan ikon legendaris Kota Yogyakarta. Terletak di jantung kota, kawasan ini membentang sepanjang 1 kilometer dan menjadi pusat perbelanjaan serta budaya yang strategis bagi wisatawanWonderful Indonesia, Kemenpar Jalan Malioboro yang merupakan ikon legendaris Kota Yogyakarta. Terletak di jantung kota, kawasan ini membentang sepanjang 1 kilometer dan menjadi pusat perbelanjaan serta budaya yang strategis bagi wisatawanLanjutkan perjalanan ke Pasar Beringharjo, pasar tertua di Jogja. Ini adalah destinasi wajib untuk berburu batik berkualitas dengan harga miring, hingga mencari barang antik dan rempah-rempah.

Siang: Wisata Kuliner dan Oleh-oleh

Sebelum menyudahi perjalanan, pastikan perut kamu terisi dengan kuliner legendaris Yogyakarta:

  • Gudeg Mbarek Bu Hj. Ahmad: Menawarkan sajian gudeg kering yang lengkap dengan ayam, telur, dan sambal krecek.
  • Angkringan Lik Man: Cobalah sensasi unik Kopi Jos (kopi yang dicelup arang membara) sambil ditemani nasi kucing.
  • Bakpia Pathok: Mampirlah ke Bakpia Pathok 25 untuk membawa pulang oleh-oleh khas dengan berbagai varian rasa seperti kacang hijau hingga cokelat.

Panduan Akses Transportasi Yogyakarta

Kereta Api: kamu bisa turun di Stasiun Tugu untuk akses langsung ke Malioboro, atau Stasiun Lempuyangan untuk opsi kereta ekonomi.

Transportasi Dalam Kota

  • Klasik: Tersedia becak dan andong untuk pengalaman santai di area pusat kota.
  • Modern: Ojek dan taksi online sangat disarankan jika kamu membawa banyak perlengkapan kamera.
  • Publik: Bus TransJogja memiliki halte di dekat Alkid dan sepanjang Malioboro dengan harga tiket yang sangat terjangkau (lanjut jalan kaki 10-15 menit ke lokasi).

Pastikan kamu menyiapkan uang tunai secukupnya untuk transaksi di pasar tradisional atau warung kaki lima, serta tetap menjaga kebersihan selama berwisata!

Tag:  #itinerary #libur #akhir #tahun #hari #malam #yogyakarta #sini

KOMENTAR