Bagaimana Lumut Merusak Genteng?
Ilustrasi genteng tanah liat.(FREEPIK)
21:18
6 April 2026

Bagaimana Lumut Merusak Genteng?

- Lumut yang tumbuh di permukaan genteng sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan, keberadaannya bisa berdampak serius terhadap kondisi atap rumah.

Pertumbuhan lumut dipicu oleh lingkungan yang lembap dan minim sinar matahari. Kondisi ini membuat lumut berkembang cepat dan menempel kuat di permukaan genteng.

Dalam jangka panjang, hal tersebut berpotensi merusak struktur atap.

Lumut dan Kerusakan Genteng

Dirangkum dari berbagai sumber, lumut bekerja dengan cara menahan kelembapan di permukaan genteng. Akibatnya, bagian atap menjadi terus-menerus basah, sehingga mempercepat proses pelapukan material.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menurunkan kekuatan genteng dan bahkan membahayakan struktur atap secara keseluruhan.

Baca juga: Tiap Rumah yang Ikut Program Gentengisasi Dapat Bantuan Rp 3 Juta

Beberapa tanda awal yang perlu diwaspadai antara lain perubahan warna genteng, permukaan yang terasa rapuh saat diinjak, hingga munculnya kerusakan fisik.

Ada beberapa faktor utama yang memicu pertumbuhan lumut pada genteng. Kelembapan menjadi penyebab utama, terutama pada atap yang jarang terkena sinar matahari.

Atap yang terhalang bayangan pohon atau bangunan lain cenderung lebih rentan ditumbuhi lumut. Selain itu, talang air yang tersumbat juga dapat memperparah kondisi karena menyebabkan genangan air.

Lingkungan dengan udara lembap serta banyaknya pepohonan di sekitar rumah juga mempercepat pertumbuhan lumut. Oleh karena itu, menjaga area atap tetap kering dan terbuka sangat penting.

Benarkah Lumut Bisa Merusak Genteng?

Jawabannya, ya. Lumut dapat merusak genteng secara bertahap. Lapisan lumut yang menempel akan menyimpan air, sehingga mempercepat keausan material.

Baca juga: Dibiayai APBN, Segini Dana yang Dikucurkan untuk Proyek Gentengisasi Prabowo

Dalam kondisi tertentu, lumut yang tumbuh tebal bahkan bisa mengangkat posisi genteng. Hal ini membuka celah bagi air untuk masuk ke bagian bawah atap dan memicu kebocoran.

Jika dibiarkan terus-menerus, kerusakan tidak hanya terjadi pada genteng, tetapi juga merembet ke struktur atap secara keseluruhan.

Kerusakan akibat lumut bisa dikenali sejak dini. Beberapa ciri yang umum terlihat antara lain adanya lapisan hijau pada genteng, retakan, hingga bagian genteng yang mulai rapuh.

Selain itu, munculnya rembesan atau kebocoran di dalam rumah juga bisa menjadi indikasi bahwa lumut telah merusak lapisan atap.

Semakin cepat tanda-tanda ini dikenali, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Baca juga: Sepakat, Pengusaha Genteng di Jabar Tetapkan Harga Rp 4.300 Per Keping

Tag:  #bagaimana #lumut #merusak #genteng

KOMENTAR