

Ilustrasi: Melakukan penggantian ban sepeda motor. (Dunlop Motorcycle Tires)


Ada Ilmunya, Memilih Ban Sepeda Motor Nggak Boleh Asal-asalan!
- Sepeda motor memang sering dijadikan alternatif kendaraan yang digunakan sehari-hari. Karena sering digunakan, ban sepeda motor harus diganti secara periodik. Beragam jenis dan pilihan ban motor yang beredar di pasaran bisa menjadi suatu tantangan dalam memilih ban yang tepat untuk motor kesayangan Anda. Belum lagi kalau mengingat ban yang dipilih harus bisa menyesuaikan budget dan kebutuhan, terlebih untuk kebutuhan sehari-hari. Lantas, bagaimana cara memilih ban motor agar sesuai untuk penggunaan sehari-hari? Dilansir dari laman resmi AHM, setidaknya ada beberapa cara mudah yang bisa diperhatikan dalam memilih ban sepeda motor. Pertama, pilihlah ban dengan permukaan tapak sedang atau sesuaikan dengan spesifikasi pabrikan. Luas permukaan tapak ban menentukan keamanan berkendara serta penggunaan bahan bakar kendaraan. Semakin kecil tapak yang bergesekan dengan permukaan jalan, semakin lincah dan gesit pergerakan motor serta irit bahan bakar. Namun ban tapak kecil juga beresiko mudah terpeleset, terpelanting, bahkan pecah. Untuk itu, pilihlah ban dengan tapak sedang atau ikuti standar dari pabrikan motor. Selain masih terhitung irit, ban tapak sedang juga lebih stabil dan aman, sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari. Kedua, pilihlah motif ban yang sesuai dengan penggunaan motor. Profil atau motif pada tapak ban memiliki desain yang berbeda dan berfungsi untuk memaksimalkan traksi serta mengakomodasi gaya mengemudi. Memilih desain motif tapak ban harus didasarkan pada frekuensi penggunaan dan jenis medan yang dilewati kendaraan. Untuk penggunaan sehari-hari, disarankan untuk memilih motif ukiran searah atau motif standar pabrik, yakni ukiran searah yang miring dan menyamping dengan sudut sebesar 45 derajat. Ban dengan motif ini pada dasarnya mampu mencengkram permukaan jalan yang umum dijumpai di perkotaan. Kemudian, tipe ban digolongkan sebagai basah (wet), kering (dry), atau keduanya (wet dry), yang ditentukan oleh banyaknya alur pada permukaan ban. Tipe ban kering identik dengan minim alur dan baik digunakan untuk medan yang kering, sedangkan ban basah memiliki alur di hampir setiap permukaan ban untuk membuang air saat ban berputar dan sangat cocok untuk jalanan basah. Melihat iklim Indonesia yang tropis dengan perbandingan musim hujan dan kering yang seimbang, maka disarankan untuk memilih tipe ban basah atau keduanya. Kedua tipe ban tersebut masih memiliki daya cengkram yang tinggi saat hujan turun serta performa yang baik saat melintasi jalanan kering. Selanjutnya, sesuaikan ukuran ban dengan ukuran velg. Ukuran ban yang dijual sudah disesuaikan oleh produsen untuk kondisi motor dan velg tertentu demi keamanan berkendara. Maka dari itu, pilihlah ukuran ban yang sesuai dengan ukuran velgnya. Namun jika Anda ingin menggunakan ban yang lebih besar dari ukuran velg standar pabrik, sebaiknya tidak lebih dari dua inci.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tag: #ilmunya #memilih #sepeda #motor #nggak #boleh #asal #asalan