Nvidia Gandeng Perusahaan China Rilis Robot Humanoid H2 Plus
- Nvidia bekerja sama dengan perusahaan robotika China Unitree memperkenalkan robot humanoid bernama H2 Plus.
Robot ini dibangun di atas platform Nvidia Isaac Groot, yakni platform referensi desain robot humanoid, yang menggabungkan hardware robot, komputasi kecerdasan buatan (AI), simulasi, pelatihan, hingga proses implementasi dalam satu ekosistem.
Dengan kata lain, Isaac Groot akan menjadi cetak biru (blueprint) untuk perakitan robot humanoid ke depan.
Robot H2 Plus dirancang untuk membantu pengembang dan peneliti menangani tugas-tugas di industri, hingga mempercepat riset dan pengembangan robot berbasis AI.
Baca juga: Washington Perketat Larangan Chip Nvidia, Jalur Belakang ke China Ditutup
Menurut CEO Nvidia Jensen Huang, robot humanoid berpotensi menjadi salah satu peluang ekonomi terbesar di masa depan karena dapat membawa AI ke dunia fisik.
"Robot humanoid akan menghadirkan AI fisik ke berbagai industri terbesar di dunia dan membuka peluang ekonomi bernilai triliunan dollar AS," kata Huang dalam pameran teknologi Computex 2026 dan Nvidia GTC di Taiwan.
Adapun robot H2 Plus pada dasarnya menggunakan sasis Unitree H2, dengan tinggi hampir 1,8 meter dan bobot sekitar 68 kilogram.
Robot ini didukung 31 derajat kebebasan gerak (degrees of freedom/DoF) atau gerakan independen yang dapat dilakukan robot, pada tubuhnya.
Nvidia juga menyertakan dua tangan robotik Sharpa Wave yang masing-masing memiliki lima jari dengan kemampuan sentuhan (tactile sensing).
Kedua tangan tersebut mendukung 22 derajat gerakan independen, sehingga total sistemnya memiliki 75 DoF yang memungkinkan robot melakukan manipulasi atau memegang berbagai obyek dengan lebih presisi.
Untuk mendukung penglihatan dan navigasi, H2 Plus dilengkapi kamera stereo di kepala dengan sudut pandang lebar, kamera di pergelangan tangan, serta sensor inersia untuk melacak gerakan tubuh.
Kemampuan fisiknya juga tergolong tinggi. Pasalnya, robot ini memiliki torsi lengan hingga 120 Newton-meter dan torsi kaki mencapai 360 Newton-meter. Bahkan, robot ini diklaim dapat mengangkat beban hingga 7 kilogram atau sampai 15 kilogram pada kondisi puncak.
Baca juga: Microsoft Umumkan Surface Laptop Ultra dengan Chip AI Nvidia RTX Spark
Ditenagai Nvidia Blackwell dan Isaac Groot
Robot humanoid H2 Plus ditenagai modul Nvidia Jetson AGX Thor T5000, yang menggunakan GPU berbasis arsitektur Blackwell, untuk memproses data sensor secara real-time sekaligus menjalankan model AI langsung di dalam robot.
Sistem ini menawarkan performa AI hingga 2.070 FP4 teraflops, dipadukan dengan CPU Arm 14 inti dan memori terpadu sebesar 128 GB.
Untuk konektivitas, H2 Plus mendukung Ethernet, WiFi 6, Bluetooth 5.2, USB, mikrofon, serta speaker untuk interaksi suara.
Robot ini juga dibekali baterai 15 Ah atau setara sekitar 0,97 kWh yang diklaim mampu membuat robot bertahan sampai sekitar tiga jam.
Pada aspek software, Nvidia juga menyediakan platform pengembangan Isaac Groot yang mencakup berbagai alat untuk simulasi, pelatihan, pengujian, dan implementasi robot. Platform tersebut mencakup:
- Isaac Teleop untuk mengumpulkan data pelatihan robot.
- Model AI Isaac GR00T untuk penalaran dan pembelajaran robot.
- Isaac Sim dan Isaac Lab untuk simulasi dan pengujian.
- Isaac ROS untuk memindahkan model AI ke robot.
- Jetson Thor untuk menjalankan inferensi AI secara real-time.
Dengan pendekatan ini, pengembang dapat menggunakan seluruh platform atau hanya memilih komponen tertentu sesuai kebutuhan.
Baca juga: Moonwalk ala Michael Jackson, Robot Humanoid Mendadak Pingsan
Robot H2 Plus dipastikan bakal diadopsi oleh sejumlah institusi, termasuk Stanford Robotics Center, ETH Zurich, Ai2, serta Advanced Robotics and Controls Laboratory milik University of California San Diego.
Meski telah diumumkan, Nvidia belum memamerkan unit robot H2 Plus secara fisik di ajang Computex 2026.
Sementara menurut Unitree, robot ini akan tersedia pada akhir 2026. Harganya belum diungkapkan oleh kedua perusahaan, dihimpun KompasTekno dari Games Beat.
Tag: #nvidia #gandeng #perusahaan #china #rilis #robot #humanoid #plus