Contoh Hasil Video AI China Seedance 2.0, Visualnya Mirip Trailer Bioskop
- Model kecerdasan buatan (AI) pembuat video terbaru dari ByteDance, yakni Seedance 2.0, tengah menjadi perbincangan karena contoh-contoh videonya dinilai “terlalu mirip film bioskop”
Sejumlah pengguna beta yang mendapat akses melalui platform internal ByteDance, Jimeng AI, membagikan hasil generasi video di media sosial.
Dari berbagai unggahan tersebut, terlihat kualitas visual yang tajam, pergerakan kamera sinematik, hingga pencahayaan dramatis layaknya produksi layar lebar.
Baca juga: AI Seedance 2.0 dari ByteDance China Meluncur, Hasil Video Bikin Geger Industri Film
Seperti trailer film profesional
Berdasarkan video yang beredar, Seedance 2.0 mampu menghasilkan adegan dengan ciri khas produksi sinema modern, Gerakan kamera stabil dan sinematik, seperti dolly-in, tracking shot, dan cinematic pan.
I'm still blown away by this Seedance 2.0 fight scene from my storyboard!
This is what I made for my next video - I had to create this from like 5-6 Sora 2 videos using the same storyboard! ???? https://t.co/LKaOgMZbo1 pic.twitter.com/8wkhoNdPHR
— Prince Bell (@UrbanAcolyte) February 12, 2026
Depth of field realistis, latar belakang blur dengan fokus tajam pada karakter utama. Transisi adegan halus, tanpa patahan atau glitch mencolok. Konsistensi karakter, wajah dan proporsi tetap stabil antar-frame.
Beberapa kreator bahkan menyebut tampilan visualnya “terlihat hampir ilegal” karena kualitasnya dinilai menyaingi produksi film konvensional dengan kru profesional.
Durasi video yang dihasilkan saat ini berkisar 14–15 detik, namun dalam rentang singkat itu Seedance mampu membangun atmosfer dramatis seperti potongan trailer film aksi, sci-fi, hingga drama historis.
We are cooked. pic.twitter.com/MngtCKQoSt
— HitPaw (@HitPawofficial) February 9, 2026
Resolusi 2K dan detail tinggi
Salah satu keunggulan utama Seedance 2.0 adalah dukungan resolusi hingga 2K, membuat detail tekstur wajah, cahaya, dan lingkungan tampak lebih hidup dibanding model lain yang masih bertahan di 1080p.
Dibanding pesaing global seperti Sora dari OpenAI, Seedance unggul dalam resolusi dan fleksibilitas input multimodal (teks, gambar, referensi video).
Seedance 2.0 is insanepic.twitter.com/oBqAm3zsBZ
— Angry Tom (@AngryTomtweets) February 7, 2026
Namun, Sora dikenal lebih kuat dalam simulasi fisika dan mampu membuat adegan berdurasi lebih panjang hingga sekitar 25 detik.
Artinya, jika Sora unggul dalam kompleksitas gerakan dan integrasi API, Seedance lebih menonjol pada visual high-definition dan kecepatan rendering.
Seedance 2.0 Test text to video
Prompt: [Shot 1: Frontal Menacing Shot] A medium shot of a SWAT officer in full tactical gear, gas mask, and helmet. He is pointing his assault rifle directly at the camera lens (breaking the fourth wall). He is shouting with visible intensity:… pic.twitter.com/iF8ZsEKzx1
— Marco "Shikoba" (@shikoba_86) February 11, 2026
Dari berbagai unggahan, beberapa tipe video yang banyak menarik perhatian antara lain:
- Close-up karakter dramatis dengan ekspresi wajah detail dan pencahayaan sinematik.
- Adegan aksi bergaya Hollywood dengan ledakan dan pergerakan kamera dinamis.
- Setting sejarah atau fantasi dengan desain kostum dan latar yang konsisten.
Secara visual, hasilnya lebih menyerupai potongan film pendek atau teaser trailer dibanding video AI generasi awal yang cenderung patah-patah dan tidak stabil.
This is 100% artificial intelligence.
— nachos2d (@NACHOS2D_) February 11, 2026
I only needed a few prompts to achieve this result.
The quality, animation, and transformation are on another level — I can’t spot a single flaw.
This animation was created using Seedance 2.0, a new Chinese AI with almost no censorship.
It… pic.twitter.com/foeE3dGSp9
Masih Beta
Meski masih dalam tahap uji coba terbatas dan belum tersedia data resmi jumlah pengguna aktif, efek pengumuman Seedance 2.0 sudah terasa hingga pasar saham China.
Baca juga: Cara Membuat Video AI dari Teks Pakai Google Veo 3 dengan Mudah
Laporan Bloomberg menyebut saham perusahaan media dan hiburan melonjak.
Saham COL Group Co. sempat menyentuh batas kenaikan harian 20 persen, sementara Shanghai Film Co. dan Perfect World Co. naik sekitar 10 persen. Indeks acuan CSI 300 juga ikut menguat.
Para analis menilai optimisme ini mencerminkan keyakinan investor bahwa AI video seperti Seedance 2.0 berpotensi mengubah industri film, video digital, dan media kreatif yang selama ini sangat bergantung pada proses produksi konvensional.
Ok, here you are: "Will smith eating spaghetti" by Seedance 2.0 pic.twitter.com/ZOo3e9HFRI
— Carlos Santana (@DotCSV) February 10, 2026
Tag: #contoh #hasil #video #china #seedance #visualnya #mirip #trailer #bioskop