Qualcomm Rilis Chip Snapdragon X2 Plus, Tantang AMD–Intel di Laptop Windows
Ilustrasi laptop yang ditenagai chip Snapdragon X2 Plus.(TomsHardware)
07:15
6 Januari 2026

Qualcomm Rilis Chip Snapdragon X2 Plus, Tantang AMD–Intel di Laptop Windows

Rangkuman berita:

  • Qualcomm merilis Snapdragon X2 Plus di Consumer Electronic Show 2026 dengan dua varian 10 core dan 6 core berbasis ARM. Chip ini diklaim meningkatkan performa single-core hingga 35 persen dibanding generasi sebelumnya, dengan efisiensi daya lebih baik.
  • Snapdragon X2 Plus dibekali NPU 80 TOPS, dukungan RAM LPDDR5X hingga 128 GB, serta GPU generasi baru yang diklaim lebih kencang. Peningkatan ini menargetkan kebutuhan AI PC dan responsivitas penggunaan harian.
  • Qualcomm menyebut Snapdragon X2 Plus mampu mengalahkan prosesor laptop dari AMD dan Intel pada daya setara. Laptop berbasis chip ini dijadwalkan hadir mulai paruh pertama 2026, termasuk HP OmniBook 5 14.

– Qualcomm memperluas portofolio chip Snapdragon untuk laptop Windows dengan memperkenalkan lini Snapdragon X2 Plus di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2026.

Ada dua varian yang diumumkan, yakni Snapdragon X2 Plus X2P-64-100 (10 core) dan X2P-42-100 (6 core).

Keduanya merupakan chip ARM yang dirancang dengan arsitektur N3P milik TSMC dan diklaim membawa lonjakan performa signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Model tertinggi Snapdragon X2 Plus (X2P-64-100) hadir dengan sepuluh inti prosesor (CPU) Oryon dengan kecepatan clock maksimal 4 GHz.

Kesepuluh inti prosesor di chip ini terbagi menjadi enam inti CPU Prime core (performa tinggi) dan empat inti CPU Performance (performa efisien). 

Qualcomm menyebut model ini menawarkan peningkatan performa single-core hingga 35 persen dan multi-core 17 persen pada platform benchmark Geekbench 6 dibanding generasi sebelumnya (Snapdragon X1 Plus).

Sementara itu, X2P-42-100 hadir sebagai opsi lebih rendah dengan enam Prime core tanpa Performance core, namun tetap mempertahankan kecepatan clock tertinggi 4 GHz.

Meski jumlah core dipangkas dibanding generasi sebelumnya yang delapan core, Qualcomm tetap mengklaim kenaikan performa single-core 35 persen, dengan peningkatan multi-core sekitar 10 persen.

Klaim performa Snapdragon X2 Plus.TomsHardware Klaim performa Snapdragon X2 Plus.

Pada konsumsi daya puncak, klaim peningkatan performa berada di kisaran 28 persen (single-core) dan 52 persen (multi-core).

Untuk spesifikasi lain, dua model Snapdragon X2 Plus ini kompak dibekali dengan chip NPU dengan kemampuan pengolahan kecerdasan buatan (AI) hingga 80 TOPS, serta dukungan memori  LPDDR5X hingga 128 GB dengan kecepatan 9.523 MT/s.

Chip X2P-64-100 memiliki total cache 34 MB dan hadir dengan pengolah grafis (GPU) X2-45 yang punya kecepatan clock 1,7 GHz. GPU ini diklaim 29 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya.

Sementara chip X2P-42-100 total cache-nya lebih kecil dan mentok di 22 MB dengan GPU yang sama, namun kecepatan clock-nya dipangkas menjadi 0,9 GHz. Meski demikian, peningkatan performanya diklaim mencapai 39 persen. 

Klaim lebih kencang dan efisien dari AMD dan Intel

Selain membandingkannya dengan generasi sebelumnya, Qualcomm juga membandingkan chip Snapdragon X2 Plus dengan kompetitor yang buat chip untuk Windows PC, yaitu AMD dan Intel.

Dalam sejumlah pengujian benchmark internal yang dibagikan Qualcomm, Snapdragon X2 Plus diklaim mampu mengungguli prosesor mobile terbaru AMD dan Intel pada beban kerja CPU, GPU, hingga AI dengan konsumsi daya yang sama.

Pengujian ini dilakukan menggunakan Geekbench 6.5 dan UL Procyon, dijalankan pada laptop Windows 11 dengan batas daya yang disebut Qualcomm sebagai “setara”.

Snapdragon X2 Plus sendiri dibandingkan langsung dengan Ryzen AI 7 350 dari AMD serta Core Ultra 7 256V dan Core Ultra 7 265U dari Intel.

Untuk varian tertinggi Snapdragon X2 Plus (X2P-64-100), Qualcomm mengklaim:

  • Performa CPU multi-core hingga 3,1 kali lebih tinggi pada level daya yang sama
  • Peningkatan performa puncak hingga 52 persen dibanding prosesor pesaing
  • Efisiensi single-core hingga 3,5 kali lebih baik, dengan skor puncak Geekbench 6.5 28 persen lebih tinggi

Grafik performa Geekbench Snapdragon X2 Plus dibandingkan dengan Intel dan AMD.GeekBench. Grafik performa Geekbench Snapdragon X2 Plus dibandingkan dengan Intel dan AMD.

Qualcomm menilai keunggulan ini penting karena banyak aktivitas harian PC, seperti membuka aplikasi, browsing, dan pekerjaan ringan, masih sangat bergantung pada performa single-core, bukan beban kerja multi-thread berat.

Pada pengujian AI, Qualcomm mengatakan NPU Snapdragon X2 Plus mampu mencetak skor 83.624 poin di Geekbench AI, yang diklaim sekitar enam kali lebih tinggi dibanding Core Ultra 7 265U.

Kemudian pada pengujian UL Procyon Computer Vision, Qualcomm mengklaim performa NPU Snapdragon X2 Plus mencapai hampir 6,4 kali lebih tinggi dibanding sistem Intel yang dijadikan referensi perbandingan. 

Nah, dengan perbandingan di atas, Qualcomm agaknya terlihat ingin membuat konsumen agar mereka lebih memilih laptop Windows "berotak" chip ARM Snapdragon X2 Plus, dibanding chip PC konvensional dari AMD atau Intel. 

Untuk ketersediaan, Qualcomm mengatakan laptop berbasis Snapdragon X2 Plus akan hadir di perangkat tertentu dari beragam vendor PC mulai paruh pertama 2026.

Salah satu contoh yang sudah dipamerkan di CES 2026 adalah HP OmniBook 5 14 yang menggunakan prosesor X2P-64-100 dengan opsi RAM hingga 32 GB, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TomsHardware.

Tag:  #qualcomm #rilis #chip #snapdragon #plus #tantang #amdintel #laptop #windows

KOMENTAR