Kisah Wayne Rooney Jadi Pemusnah Tabu Man United di Kandang AC Milan
Wayne Rooney merayakan gol dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions AC Milan vs Man United pada 16 Februari 2010 di Stadion San Siro di Milan. FOTO AFP / Paul Ellis (Foto oleh PAUL ELLIS / AFP)(AFP/PAUL ELLIS)
15:45
16 Februari 2026

Kisah Wayne Rooney Jadi Pemusnah Tabu Man United di Kandang AC Milan

- Tanggal 16 Februari 2010 meninggalkan memori manis untuk Manchester United dan Wayne Rooney di kandang AC Milan.

Terdapat suatu masa di mana Man United selalu gemetar setiap kali menyambangi kandang AC Milan, Stadion San Siro di fase gugur Liga Champions

Stadion San Siro ibarat memiliki penangkal yang ampuh untuk menghabisi kubu Setan Merah di Liga Champions.

Jangankan menang, Manchester United bahkan tak bisa mencetak gol di San Siro dalam empat kali lawatan. 

Baca juga: Sejarah 15 Februari 2003: Kening David Beckham Bocor Ditendang Ferguson

Perincian hasil akhirnya yaitu 0-4 (semifinal 1957-1958), 0-2 (semifinal 1968-1969), 0-1 (babak 16 besar 2004-2005), dan 0-3 (semifinal 2006-2007).

Tabu Man United baru musnah pada babak 16 besar 2009-2010. Sosok pahlawan kala itu adalah Wayne Rooney.

Dia adalah pengukir dua gol ke gawang Nelson Dida yang lantas melukai kepercayaan diri Milan di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri.

Manchester United Ketinggalan Duluan

Awalnya, tak terlihat tanda-tanda Man United bakal mendulang kemenangan mengingat AC Milan berhasil membuka skor terlebih dulu

Baca juga: Momen Pippo Inzaghi dan Kaka Jadi Monster Gol AC Milan 20 Tahun Silam

Ronaldinho mencetak gol melalui sebuah serangan cepat ketika pertandingan belum genap bergulir dua menit. 

Striker legendaris Brasil itu melepaskan tembakan spekulasi dari dalam kotak penalti memaksimalkan sapuan asal-asalan Patrice Evra terhadap umpan silang David Beckham. 

Bola sedikit berbelok arah dan mengecoh kiper Man United, Edwin van der Sar, karena membentur kaki Michael Carrick.  

Keunggulan 1-0 membuat AC Milan kian bersemangat melancarkan tekanan, tapi belum bisa mengubah skor.

Baca juga: Sejarah 11 Februari 2006, Mulut Besar Jose Mourinho Ditampar Tim Gurem

Sederet peluang yang diperoleh Alexandre Pato, Luca Antonini, dan Klaas-Jan Huntelaar gagal menambah skor akibat buruknya penyelesaian akhir. 

"AC Milan menimbulkan banyak kesulitan bagi Man United. Babak pertama bisa saja berakhir 3-0, tapi sejumlah peluang emas terbuang percuma," kata pelatih Milan kala itu, Leonardo.

Alih-alih menambah gol, AC Milan justru kebobolan. Paul Scholes mencatatkan nama sebagai pemain Man United pertama yang sukses mencetak gol di San Siro. 

Gelandang legendaris itu mengirim sepakan ringan menyambut umpan silang Darren Fletcher pada menit ke-36.

Baca juga: Hasil Udinese Vs Sassuolo 1-2: Blunder Jay Idzes Tertolong Pinamonti

Wayne Rooney Jadi Mimpi Buruk AC Milan

Babak kedua menjadi mimpi buruk bagi AC Milan. Rooney meneror pertahanan tim tuan rumah dengan pergerakan dan akselerasi. 

Wayne Rooney mengobrol dengan David Beckham di akhir pertandingan babak 16 besar Liga Champions pada 16 Februari 2010 di Stadion San Siro di Milan. Manchester United mengalahkan AC Milan 3-2. FOTO AFP / Giuseppe Cacace (Foto oleh GIUSEPPE CACACE / AFP)AFP/GIUSEPPE CACACE Wayne Rooney mengobrol dengan David Beckham di akhir pertandingan babak 16 besar Liga Champions pada 16 Februari 2010 di Stadion San Siro di Milan. Manchester United mengalahkan AC Milan 3-2. FOTO AFP / Giuseppe Cacace (Foto oleh GIUSEPPE CACACE / AFP)

Aksinya kemudian berbuah sepasang gol tambahan lewat ayunan kepala, masing-masing pada menit ke-66 dan 74.

Menjelang bubaran, Clarence Seedorf menipiskan kekalahan AC Milan berkat kejeliannya melakukan backheel di muka gawang Van der Sar. 

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan bersejarah Man United di San Siro. Wayne Rooney semringah usai menyumbang dua gol.

Baca juga: Inter Milan Vs Juventus 3-2, Cristian Chivu Dukung Kartu Merah Pierre Kalulu

"Rooney bermain luar biasa," kata gelandang Man United, Darren Fletcher, selepas pertandingan.

"Dia barangkali sempat merasa frustrasi karena tak kunjung mencetak gol, tapi kerja kerasnya terbayar malam itu. Sepasang gol sundulannya sangat keren," imbuhnya.

Dua pekan kemudian, Man United menyempurnakan rekor tersebut dengan menyingkirkan AC Milan dari Liga Champions. Mereka menang telak 4-0 di Old Trafford.

Rekaman Pertandingan

AC Milan vs Man United 2-3
Selasa, 16 Februari 2010

AC Milan (4-3-3): 1-Dida; 25-Bonera, 13-Nesta, 33-Thiago Silva, 77-Antonini (19-Favalli 38'); 32-Beckham (10-Seedorf 72'), 21-Pirlo, 23-Ambrosini; 7-Pato, 11-Huntelaar (9-Inzaghi 77'), 80-Ronaldinho
Cadangan: 12-Abbiati, 8-Gattuso, 16-Flamini, 20-Abate
Pelatih: Leonardo (Bra)

Man United (4-5-1): 1-Van der Sar; 21-Rafael (6-Brown 90+3'), 5-Ferdinand, 23-Evans, 3-Evra; 17-Nani (25-Valencia 65'), 18-Scholes, 16-Carrick, 24-Fletcher, 13-Park; 10-Rooney
Cadangan: 29-Kuszczak, 2-G. Neville, 7-Owen, 9-Berbatov, 28-Gibson
Pelatih: Ferguson (Sko)

Stadion: San Siro (78.587)
Gol: Ronaldinho 3', Seedorf 85'/Scholes 36', Rooney 66', 74'
Wasit: Benquerenca (Por)
Kartu Kuning: Ronaldinho (M)/Rooney, Carrick (MU)
Kartu Merah: Carrick 90+3' (MU)

Tag:  #kisah #wayne #rooney #jadi #pemusnah #tabu #united #kandang #milan

KOMENTAR