Kebiasaan Buruk Lamine Yamal Dibongkar Rekannya Sendiri di Barcelona
- Lamine Yamal menjadi salah satu pemain muda paling menonjol di Barcelona dalam beberapa musim terakhir.
Nama Lamine Yamal terus mencuri perhatian sejak debut bersama tim utama Barcelona.
Di usia 18 tahun, Yamal sudah mendapat peran penting di skuad utama Barcelona dan tampil rutin di berbagai kompetisi, termasuk Liga Spanyol 2025-2026.
Sejak promosi ke tim senior, Lamine Yamal mencatatkan 135 penampilan di semua ajang bersama Barcelona.
Perjalanan Lamine Yamal Bersama Barcelona
Dari jumlah tersebut, Lamine Yamal membukukan 39 gol dan 47 assist. Kontribusinya turut membantu klub meraih lima trofi.
Selain itu, Yamal juga mengoleksi dua Kopa Trophy, penghargaan untuk pemain terbaik dunia di bawah usia 21 tahun.
Baca juga: Petaka untuk Real Madrid, Rodrygo Tak Bisa Main di Playoff Liga Champions
Performa tersebut membuat bintang muda Barcelona terus dipercaya tampil sebagai bagian penting dalam skema permainan Blaugrana.
Musim 2025-2026 pun menjadi salah satu periode aktifnya bersama klub dalam persaingan domestik dan Eropa.
Cerita Raphinha soal Kebiasaan Lamine Yamal
Di luar lapangan, rekan setimnya Raphinha mengungkap sejumlah kebiasaan Yamal yang jarang diketahui publik.
Pemain asal Brasil itu berbagi cerita dengan nada santai mengenai keseharian Yamal di lingkungan tim.
“Dia selalu memainkan ponsel, suka berpesta, selalu mengantuk, selalu terlambat, dan terobsesi dengan rambutnya,” kata Raphinha.
Aksi Lamine Yamal (kiri) dalam laga semifinal Piala Super Spanyol atau Supercopa de Espana Barcelona vs Athletic Club di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 7 Januari 2026.
Baca juga: Ulangi Proyek Luis Figo, Florentino Perez Ingin Pedri ke Real Madrid
“Mengingat usianya, dia selalu main telepon, itu normal.”
“Generasi sekarang selalu main telepon. TikTok, Instagram, WhatsApp, musik, SMS, pakai headphone.”
“Dia selalu mengantuk di pagi hari karena kurasa dia tidur larut malam. Bukan karena dia berpesta setiap hari, tapi karena menghabiskan begitu banyak waktu di telepon berarti tidur larut malam.”
“Dia tidak pemarah, tapi pendiam. Dia tidak banyak bicara di jam pertama,” lanjut Raphinha.
Kerja Sama Yamal dan Raphinha di Barcelona
Kolaborasi Yamal dan Raphinha terjalin sejak 2023. Keduanya kerap mengisi sektor sayap kanan dan kiri Barcelona.
Selama dua setengah tahun bermain bersama, mereka tampil dalam 93 pertandingan di berbagai ajang.
Baca juga: Barcelona Pertimbangkan Gaet Cristian Romero, Siap Bersaing dengan Real Madrid dan Atletico?
Dalam kerja sama tersebut, tercatat ada kontribusi assist timbal balik antara keduanya. Peran Yamal dan Raphinha juga terlihat pada perjalanan Barcelona musim ini.
Di Liga Spanyol 2025-2026, Barcelona memimpin klasemen dengan 55 poin dari 22 laga, unggul satu poin atas Real Madrid.
Di ajang Copa del Rey, Barcelona telah mencapai semifinal dan dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid.
Sementara itu, di Liga Champions, kontribusi keduanya membantu Barcelona melaju ke babak 16 besar.
Tag: #kebiasaan #buruk #lamine #yamal #dibongkar #rekannya #sendiri #barcelona