Como Pesta Gol di Markas Lazio, Buah Keputusan Taktik Fabregas
Ekspresi Cesc Fabregas dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AS Roma vs Como di Stadion Olimpico di Roma pada 15 Desember 2025. (Foto oleh Filippo MONTEFORTE / AFP)(AFP/FILIPPO MONTEFORTE)
13:33
20 Januari 2026

Como Pesta Gol di Markas Lazio, Buah Keputusan Taktik Fabregas

- Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mengungkapkan rasa puasnya atas keputusan untuk menempatkan Martin Baturina sebagai striker palsu atau false nine.

Setelah melewati dua pertandingan tanpa kemenangan, Como 1907 akhirnya berhasil bangkit dan meraih hasil sempurna atas Lazio pada pekan ke-21 Liga Italia 2025-2026.

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico Roma pada Selasa (20/1/2026) dini hari WIB, Como menaklukkan tuan rumah dengan skor telak 3-0.

KemenanganComo dipastikan oleh dua gol Nico Paz (24', 49') dan satu torehan dari Martin Baturina (2').

Kemenangan Como ini tak lepas dari eksperimen yang diterapkan Cesc Fabregas. Ia menempatkan Martin Baturina sebagai striker tunggal dalam formasi 4-2-3-1.

Meski posisi naturalnya adalah gelandang serang, Baturina berhasil menjalankan peran sebagai false nine dengan sangat baik.

Martin Baturina merayakan gol dalam laga Liga Champions antara GNK Dinamo Zagreb vs AC Milan di Stadion Maksimir di Zagreb pada 29 Januari 2025. (Photo by Damir SENCAR / AFP)AFP/DAMIR SENCAR Martin Baturina merayakan gol dalam laga Liga Champions antara GNK Dinamo Zagreb vs AC Milan di Stadion Maksimir di Zagreb pada 29 Januari 2025. (Photo by Damir SENCAR / AFP)

Baturina Jadi Striker Palsu

Perannya sebagai striker palsu membuatnya aktif bergerak keluar dari kotak penalti untuk mendapatkan bola.

Sehingga, pergerakan Baturina itu memaksa para bek Lazio untuk meninggalkan celah di pertahanan mereka.

Pemain Kroasia berusia 22 tahun ini menciptakan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Nico Paz untuk mengeksplorasi ruang yang kosong.

Salah satu contoh terbaik terlihat pada gol kedua Paz, yang merupakan gol ketiga Como.

Ketika Baturina bergerak di dalam kotak penalti untuk menyambut umpan silang, beberapa bek Lazio terfokus padanya.

Kecermatan Baturina

Alih-alih mencoba mengontrol bola atau langsung menembak, Baturina dengan cerdas meneruskan bola kepada Paz yang berdiri bebas di depan kotak penalti.

Paz pun dengan leluasa melepaskan tembakan ke sudut kanan gawang karena pertahanan Le Aquile terlambat menutup ruang.

Setelah pertandingan, Cesc Fabregas memberikan komentarnya mengenai keputusan menempatkan Baturina sebagai striker palsu.

Pelatih berusia 38 tahun itu menilai bahwa keputusan tersebut adalah langkah yang tepat.

"Kami benar-benar memainkan pertandingan yang hebat," kata Fabregas, dikutip dari Tutto Como.

"Saya pikir itu adalah pertandingan yang tepat untuk memainkan gelandang daripada striker."

"Tim bermain dengan sangat baik. Kami telah mempersiapkan diri dengan baik," tambah eks gelandang Arsenal dan Barcelona tersebut.

Tag:  #como #pesta #markas #lazio #buah #keputusan #taktik #fabregas

KOMENTAR