Ke Mana Haaland? Guardiola Soroti Energi Usai City Tumbang di Derbi Manchester
- Penyerang andalan Manchester City, Erling Haaland, nyaris tak memberi dampak dalam kekalahan 0-2 dari Manchester United di Old Trafford, Sabtu (17/1/2026).
Manchester City harus menerima kekalahan 0-2 dari rival sekota Manchester United dalam derbi Manchester yang digelar Sabtu (17/1/2026).
Dalam laga tersebut, Erling Haaland hanya melepaskan dua tembakan—keduanya terblok—sebelum ditarik keluar pada menit-menit akhir ketika City membutuhkan dorongan untuk bangkit.
Keputusan itu menandai sore hari sulit bagi sang top skor, yang musim ini telah mencetak 26 gol di semua kompetisi, namun tampil nyaris tak terlihat di laga terbesar akhir pekan.
Awal 2026 yang Berat untuk City
Hasil derbi Manchester menambah rangkaian hasil kurang meyakinkan pasukan Pep Guardiola di awal 2026.
Di liga, The Citizens hanya mengambil tiga poin dari maksimal 12 dalam empat laga terkini.
Dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, City hanya meraih dua kemenangan—keduanya di ajang piala domestik, termasuk satu laga melawan tim divisi tiga.
Ketertinggalan poin di Premier League pun kian melebar.
Meski absennya sejumlah pemain bertahan disebut berpengaruh, lini serang City belum mampu menutup kekurangan tersebut.
Ketergantungan pada Haaland meningkat, namun kontribusinya belum hadir.
Pelatih Pep Guardiola menyoroti aspek fisik dan kolektivitas tim.
“Ini soal energi," ujar Guardiola seusai laga.
"Namun rekan-rekannya juga harus menyalurkan energi itu. Kami menyukai performanya musim ini, tetapi kami harus lebih konsisten dari hari ke hari.”
Minim Sentuhan, Minim Dampak
Statistik derby mempertegas gambaran tersebut.
Haaland hanya dua kali menyentuh bola di kotak penalti lawan dan total memiliki 14 sentuhan di area berbahaya tanpa hasil.
Kedua tembakannya tak pernah mencapai gawang Senne Lammens yang menjalani laga relatif tenang di tengah tensi derby.
Dalam duel-duel fisik, Haaland beberapa kali kalah dari bek United Lisandro Martinez, yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Guardiola memilih mengganti Haaland demi mencari percikan baru hanya empat menit setelah Man City kebobolan gol kedua dari tembakan Patrick Dorgu pada menit ke-76.
Catatan Enam Laga Terakhir
Penyerang Manchester City, Erling Haaland, bercengkrama dengan bek Sunderland, Nordi Mukiele, usai pertandingan pekan ke-19 Premier League Sunderland vs Man City yang berakhir imbang dengan skor kaca mata di Stadium of Light pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB.
Derbi Manchester bukan satu-satunya laga di mana Haaland kesulitan. Ia nyaris tak terlihat saat City menang atas Newcastle United pada laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris di tengah pekan.
Menghadapi Exeter City, Haaland hanya bermain 45 menit ketika rekan-rekannya mencetak sepuluh gol—tanpa satu pun datang atas namanya.
Satu-satunya golnya dalam periode ini datang dari titik penalti saat melawan Brighton & Hove Albion, sebelum gol balasan Kaoru Mitoma memaksa hasil imbang. Melawan Chelsea dan Sunderland, Haaland juga gagal bersinar.
Dalam enam pertandingan terakhir, catatannya berbicara lugas: tujuh tembakan, satu gol, tanpa assist.
Angka-angka itu menegaskan kontras antara produktivitas musimannya dan performa terkini—kontras yang kini menjadi sorotan utama di kubu Manchester City.
Tag: #mana #haaland #guardiola #soroti #energi #usai #city #tumbang #derbi #manchester