Bernardo Tavares Dalami Skuad Persebaya, Tumbuhkan Kompetisi dalam Tim
- Persebaya Surabaya memasuki fase krusial dalam perjalanan Super League 2025–2026.
Usai menuntaskan putaran pertama dan libur beberapa waktu, tim berjulukan Bajul Ijo sudah kembali ke lapangan latihan, Selasa (14/1/2026) sore.
Saat ini, Persebaya memanfaatkan jeda kompetisi sebagai ruang konsolidasi menuju putaran kedua yang diprediksi lebih kompetitif.
Bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, masa jeda bukan sekadar waktu rehat. Ia memaknainya sebagai kesempatan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan fondasi tim.
Seperti diketahui, sejak ditunjuk sebagai pelatih, Persebaya telah merekrut tiga pemain asal Brasil, yakni Bruno Paraíba, Jefferson da Silva, dan Gustavo Fernandes.
“Kami perlu bekerja karena beberapa pemain baru datang dan juga kami adalah staf baru, jadi sekarang kami perlu lebih mengenal karakteristik para pemain yang harus kami kenal semuanya,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Langkah tersebut diambil agar Persebaya dapat memasuki putaran kedua musim dengan kesiapan optimal.
Uji Coba dan Persaingan Sehat
Selama masa persiapan ini, salah satu agenda utama tim selain berlatih adalah menggelar laga uji coba untuk menjaga ritme permainan sekaligus memberi ruang bagi pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan kesempatan tampil.
Selain uji coba, pemusatan latihan juga masuk dalam rencana tim pelatih. Menurut Bernardo Tavares, intensitas latihan dan kompetisi internal menjadi kunci untuk membangun tim yang kuat dan konsisten.
Ia menegaskan bahwa mentalitas bersaing harus tertanam pada setiap pemain. Tidak ada posisi yang benar-benar aman jika performa tidak dijaga.
Pemain Persebaya Surabaya Malik Risaldi dilanggar pemain Malut United saat laga pekan ke-17 Super Legaue 2025-2026 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.
“Karena penting bagi pemain yang bermain sekarang untuk merasa bahwa jika mereka tidak bekerja keras, yang lain ada di sana dan bisa memiliki kesempatan," kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Sebab, komposisi ideal menurutnya adalah ketika setiap posisi memiliki pemain dengan kualitas yang setara.
Kompetisi untuk Satu Posisi
Karena ketimpangan kualitas antarpemain dalam satu posisi dapat berdampak negatif pada perkembangan tim.
"Mungkin lebih baik dari mereka agar semua orang berada di level tinggi karena jika Anda ingin memiliki tim yang bagus, mentalitasnya harus seperti ini. Dua pemain, tiga pemain bersaing untuk posisi yang sama,” sambungnya.
Masuknya tiga personel asing asal Brasil membuat jumlah pemain asing Persebaya melebihi kuota maksimal 11 pemain.
Meski demikian, hingga kini manajemen Bajul Ijo belum mengumumkan siapa yang akan dilepas.
Kini Bernardo Tavares memiliki banyak pekerjaan rumah dan menegaskan tidak ingin terburu-buru membongkar komposisi tim yang sudah ada.
Ia memilih memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengamati secara menyeluruh selama persiapan menyambut putaran kedua Super League 2025-2026.
Tag: #bernardo #tavares #dalami #skuad #persebaya #tumbuhkan #kompetisi #dalam