Saddil Ramdani Kartu Merah Minta Maaf: Terima Kasih Bobotoh atas Kritikannya
-
Saddil Ramdani mencetak gol tunggal Persib sebelum akhirnya diusir wasit karena kartu merah.
-
Persik Kediri menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol dramatis Muhamad Firly di menit akhir.
-
Penyesalan mendalam disampaikan Saddil Ramdani kepada Bobotoh atas kesalahan fatal di Stadion Brawijaya.
Pertandingan sengit antara Persib Bandung melawan Persik Kediri di kompetisi kasta tertinggi Indonesia menyisakan duka mendalam bagi Saddil Ramdani.
Winger lincah tersebut menjadi sorotan utama dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya pada Senin malam kemarin.
Saddil masuk ke lapangan sebagai tenaga baru untuk memecah kebuntuan serangan tim tamu yang sempat buntu.
Meski memberikan dampak instan pada permainan, ia justru harus mengakhiri laga lebih cepat karena sanksi wasit.
Pemain Timnas Indonesia ini merasa sangat terpukul dengan keputusan wasit yang mengeluarkannya dari arena pertandingan.
Penyesalan mendalam diungkapkan oleh sang pemain melalui saluran media sosial pribadinya tak lama setelah laga usai.
Ia menyadari bahwa tindakan di lapangan hijau telah memberikan dampak negatif bagi hasil akhir yang diraih tim.
"Terima kasih semua teman-teman bobotoh atas kritikannya, kesalahan kartu merah ini akan menjadi pelajaran dan pendewasaan berharga buat saya," kata Saddil dikutip dari story Instagram pribadinya.
Ia berharap kejadian pahit di Kediri ini mampu mengubah mentalitasnya menjadi lebih baik pada masa depan.
Persaingan antara kedua tim papan atas ini awalnya berjalan sangat alot tanpa ada gol tercipta.
Pelatih Persib kemudian memutuskan untuk memasukkan Saddil Ramdani pada menit ke-64 menggantikan posisi Beckham Putra.
Perubahan taktik tersebut terbukti ampuh karena intensitas serangan Maung Bandung langsung meningkat secara signifikan di lapangan.
Namun ketegangan mulai muncul saat Saddil menerima kartu kuning pertama hanya tiga menit setelah ia menginjakkan kaki.
Meski dalam tekanan psikologis, Saddil menunjukkan kelasnya dengan merobek jala gawang lawan pada menit ke-68.
Gol tersebut sempat membawa harapan besar bagi Persib untuk membawa pulang poin penuh dari markas lawan.
Sayangnya kegembiraan itu tidak bertahan lama karena insiden pelanggaran keras terjadi di area pertahanan pada menit ke-81.
Saddil dianggap melakukan pelanggaran fatal terhadap Yusuf Meilana sehingga wasit tidak ragu mencabut kartu kuning kedua.
Hukuman kartu merah otomatis membuat Persib harus berjuang dengan sepuluh pemain di sisa waktu normal pertandingan.
Kehilangan satu pilar penting membuat koordinasi lini tengah dan belakang tim tamu menjadi sangat rapuh.
Persik Kediri yang unggul jumlah pemain langsung mengurung pertahanan lawan dengan skema serangan balik yang sangat cepat.
Gelombang serangan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis tepat pada masa tambahan waktu yang sangat krusial.
Muhamad Firly menjadi aktor protagonis bagi Persik setelah sundulannya merobek gawang Persib pada menit ke-90+5.
Skor berubah menjadi 1-1 yang sekaligus membuyarkan kemenangan tipis yang sudah sangat dekat bagi tim tamu.
Hasil imbang ini memicu kekecewaan besar di kalangan suporter yang mengharapkan tiga poin dari laga tandang.
Kekecewaan para pendukung tumpah ruah di berbagai platform digital menyasar performa individu sang pemain sayap kiri tersebut.
Walaupun menyumbangkan satu angka melalui golnya, publik lebih menyoroti ketidakdisiplinan yang menyebabkan kerugian besar bagi kolektivitas tim.
Saddil dengan besar hati menerima segala bentuk teguran dan komentar negatif yang dialamatkan kepada dirinya setelah pertandingan.
Ia berjanji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh agar insiden serupa tidak merugikan rekan setimnya di laga mendatang.
Kini Persib harus segera bangkit dan melakukan evaluasi total untuk menatap jadwal pertandingan berikutnya di liga domestik.
Tag: #saddil #ramdani #kartu #merah #minta #maaf #terima #kasih #bobotoh #atas #kritikannya