Pesan Perpisahan dari Para Pemain Man United Usai Ruben Amorim Dipecat
- Pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih klub Liga Inggris (Premier League), Manchester United, memicu beragam respons.
Sejumlah pemain Man United, termasuk figur senior seperti Bruno Fernandes dan Harry Maguire, menyampaikan pesan perpisahan kepada sang pelatih melalui media sosial.
Ucapan tersebut muncul tak lama setelah Ruben Amorim resmi dipecat pada Senin (5/1/2026).
Pemecatan Ruben Amorim kurang dari 24 jam usai Man United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025-2026.
Manchester United mengonfirmasi pemecatan tersebut melalui pernyataan resmi yang dikutip dari ESPN.
"Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Premier, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan."
"Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis setinggi mungkin di Liga Premier."
"Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya."
Ucapan Terima Kasih dari Pemain Senior
Harry Maguire menjadi salah satu pemain pertama yang menyampaikan pesan secara terbuka.
Bek tengah Manchester United itu menuliskan pesan singkat melalui Instagram Story miliknya.
“Terima kasih untuk segalanya, bos. Saya mendoakan yang terbaik untuk masa depan Anda,” tulis Maguire.
Tak lama berselang, kapten tim Bruno Fernandes turut menyampaikan apresiasinya kepada pelatih asal Portugal tersebut.
“Terima kasih, Mister! Semoga Anda dan staf pelatih selalu sukses,” tulis Bruno Fernandes.
Selain dua nama tersebut, pemain lain seperti Mason Mount, Amad Diallo, Diogo Dalot, hingga Matthijs de Ligt juga mengunggah pesan perpisahan dan doa terbaik bagi Amorim.
Reaksi pelatih Manchester United, Ruben Amorim, pada laga Brentford vs Man United di Gtech Community Stadium pada Sabtu (27/9/2025).
Latar Belakang Pemecatan Amorim
Keputusan Manchester United untuk mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim diambil setelah rangkaian hasil kurang memuaskan yang dialami tim.
Situasi memanas ketika Amorim secara terbuka mengkritik manajemen klub dalam konferensi pers pascalaga melawan Leeds United.
Padahal, saat ditunjuk sebagai pelatih Manchester United pada November 2024, Amorim sempat membawa harapan besar. Ia sukses membawa Setan Merah ke final Liga Europa musim lalu, sebelum kalah tipis 0-1 dari Tottenham Hotspur.
Namun, performa Manchester United di Premier League di bawah asuhannya dinilai mengecewakan.
Amorim mencatatkan rasio kemenangan terburuk dalam sejarah pelatih United, dengan persentase kemenangan 32 persen, kebobolan rata-rata 1,5 gol per laga, serta clean sheet hanya 15 persen.
Respons Alejandro Garnacho
Selain pesan dari pemain aktif, reaksi Alejandro Garnacho juga menarik perhatian publik.
Mantan penyerang sayap Man United yang kini membela Chelsea itu memberikan tanda suka pada unggahan jurnalis transfer Fabrizio Romano yang mengabarkan pemecatan Amorim.
Respons tersebut memunculkan kembali kisah konflik lama antara Garnacho dan Ruben Amorim.
Hubungan keduanya diketahui memburuk sejak Garnacho dicadangkan pada final Liga Europa, yang berujung pada protes terbuka sang pemain.
Garnacho juga sempat bermasalah akibat unggahan media sosialnya usai laga kontra Ipswich Town pada November 2024, hingga harus meminta maaf langsung kepada Amorim.
Selama berada di bawah asuhan pelatih asal Portugal itu, Garnacho hanya menjadi starter 25 kali dari 40 pertandingan di semua kompetisi sebelum akhirnya hengkang ke Chelsea.
Tag: #pesan #perpisahan #dari #para #pemain #united #usai #ruben #amorim #dipecat