Reaksi Alejandro Garnacho Usai Man United Pecat Ruben Amorim
Alejandro Garnacho menjadi sorotan setelah bereaksi atas pemecatan Ruben Amorim oleh Man United pada awal tahun 2026.(AFP/DARREN STAPLES)
04:13
6 Januari 2026

Reaksi Alejandro Garnacho Usai Man United Pecat Ruben Amorim

 Keputusan Man United memecat Ruben Amorim pada awal tahun 2026 memunculkan berbagai reaksi, termasuk dari mantan pemain mereka, Alejandro Garnacho.

Alejandro Garnacho kembali menjadi sorotan setelah ikut merespons kabar pemecatan sang pelatih yang pernah bersitegang dengannya.

Manchester United dan Ruben Amorim sepakat mengakhiri kerja sama setelah 14 bulan kebersamaan.

Keputusan ini diumumkan kurang dari 24 jam setelah Man United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United pada lanjutan Liga Inggris (Premier League) di Elland Road, Minggu (4/1/2026) malam WIB.

Kabar berakhirnya masa jabatan Amorim pertama kali diungkap oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano.

Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Romano menyebut bahwa Man United telah resmi memecat pelatih asal Portugal tersebut.

Keputusan itu cukup mengejutkan pendukung Setan Merah, mengingat waktunya yang berdekatan dengan laga Premier League kontra Leeds United.

Namun, manajemen klub menilai perubahan perlu dilakukan demi menjaga peluang finis di papan atas klasemen.

Manchester United mengonfirmasi perpisahan tersebut melalui pernyataan resmi pada Senin (5/1/2026).

"Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Premier, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan," tulis pernyataan resmi klu dikutip dari ESPN.

"Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis setinggi mungkin di Liga Premier," lanjut pernyataan tersebut.

"Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya."

Respons Alejandro Garnacho Jadi Sorotan

Penyerang sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, bereaksi di akhir laga Liga Inggris antara Brentford dan Chelsea di Stadion Komunitas Gtech di London pada 13 September 2025.AFP/HENRY NICHOLLS Penyerang sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, bereaksi di akhir laga Liga Inggris antara Brentford dan Chelsea di Stadion Komunitas Gtech di London pada 13 September 2025.

Di tengah ramainya kabar pemecatan itu, Alejandro Garnacho turut menjadi perhatian.

Garnacho memberikan tanda suka pada unggahan Fabrizio Romano di Instagram melalui akun resminya, @garnacho7.

Aksi sederhana itu dianggap sebagai bentuk reaksi Garnacho terhadap nasib yang dialami Ruben Amorim.

Hubungan keduanya memang diketahui tidak berjalan harmonis sejak lama.

Konflik Lama Garnacho dan Amorim

Retaknya relasi Garnacho dan Amorim disebut menjadi salah satu faktor di balik kepindahan sang pemain ke Chelsea pada bursa transfer musim panas 2025.

Puncak konflik terjadi saat Garnacho dicadangkan dalam laga final Liga Europa, keputusan yang menuai protes terbuka dari sang pemain.

Selain itu, Garnacho juga sempat bermasalah akibat unggahan media sosialnya usai laga melawan Ipswich Town pada November 2024.

Ia bahkan harus bertemu langsung dengan Amorim untuk menyampaikan permintaan maaf.

Selama berada di bawah asuhan Amorim, menit bermain Garnacho terbilang terbatas. Ia hanya dipercaya tampil sebagai starter sebanyak 25 kali dari total 40 pertandingan di semua kompetisi.

Tag:  #reaksi #alejandro #garnacho #usai #united #pecat #ruben #amorim

KOMENTAR