Sunderland Vs Arsenal 2-2, Arteta Sakit Perut Usai Tren Positif dan Rekor Cleansheet Tercoreng
Usai Arsenal ditahan Sunderland 2-2, Sabtu (8/11/2025) malam WIB, Mikel Arteta mengaku sakit perut karena kecewa dengan hasil imbang tersebut.(AFP/GLYN KIRK)
06:00
9 November 2025

Sunderland Vs Arsenal 2-2, Arteta Sakit Perut Usai Tren Positif dan Rekor Cleansheet Tercoreng

- Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku merasa “sakit perut” setelah timnya gagal menjaga keunggulan atas Sunderland.

Skor Sunderland vs Arsenal berakhir 2-2 dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (8/11/2025) malam WIB. Padahal, The Gunners sempat unggul 1-2.

Hasil tersebut memutus catatan lima kemenangan beruntun Arsenal di Liga Inggris dan 10 kemenangan di semua ajang.

Selain itu, rekor cleansheet Arsenal dalam 8 laga sebelumnya akhirnya tercoreng oleh dua gol Sunderland pekan ini.

Gol penyama dari Brian Brobbey pada menit keempat masa injury time membuat laga berakhir imbang.

Arsenal sebelumnya unggul berkat gol Bukayo Saka dan Leandro Trossard setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

“Saya merasa sakit perut,” ujar Arteta seusai laga, dilansir dari ESPN.

"Saya tidak ingin kebobolan gol apa pun. Itu adalah gol yang menempatkan pertandingan dalam posisi yang sulit," lanjut Arteta, merujuk gol penyama Brian Brobbey.

Komentar Arteta Soal Performa Arsenal

Arteta menyebut hasil ini membuat timnya kecewa karena sudah berada di jalur kemenangan.

"Perasaan terakhir, kekecewaan dan frustrasi karena kami menginginkan tiga poin dan kami harus melewati pertandingan yang sangat sulit," ucap Arteta.

"Kami tahu itu, sangat mengganggu. Kami harus menghadapi situasi yang jelas sulit dihadapi. Mereka (Sunderland) bermain sangat baik, kami kebobolan gol yang tidak sesuai standar kami," lanjut Arteta.

Meski begitu, Arteta tetap memuji reaksi timnya yang mampu bangkit setelah tertinggal.

“Tim bereaksi sangat baik, menunjukkan keberanian dan kepribadian, lalu mendominasi permainan,” katanya.

“Namun saat mereka menempatkan banyak pemain di kotak penalti, kami seharusnya bisa bertahan lebih baik. Hari ini kami tidak melakukannya.”

Sesalkan Peluang Terakhir

Gelandang serang Arsenal, Eberechi Eze (kiri) dan Declan Rice (kanan) bereaksi setelah Sunderland mencetak gol pembuka pada laga Liga Inggris antara Sunderland dan Arsenal di The Stadium of Light di Sunderland di timur laut Inggris pada 8 November 2025.AFP/OLI SCARFF Gelandang serang Arsenal, Eberechi Eze (kiri) dan Declan Rice (kanan) bereaksi setelah Sunderland mencetak gol pembuka pada laga Liga Inggris antara Sunderland dan Arsenal di The Stadium of Light di Sunderland di timur laut Inggris pada 8 November 2025.

Setelah gol penyama dari Brobbey, Arsenal sebenarnya masih punya peluang untuk menang di menit akhir.

Riccardo Calafiori dan Mikel Merino mendapat dua kesempatan emas, tetapi upaya mereka digagalkan kiper Robin Roefs dan bek Ballard.

“Di menit-menit terakhir kami punya dua peluang besar dengan Riccy dan Mikel untuk memenangkannya, dan saya pikir kami pantas mendapatkannya,” ujar Arteta.

“Itu tidak terjadi, tapi ini menunjukkan kerja keras tim dalam 10 pertandingan terakhir, termasuk saat kehilangan beberapa pemain lini depan. Itu memperlihatkan betapa sulitnya perjalanan ini.”

Sunderland Beri Tekanan Berat bagi Arsenal

Dalam laga yang berlangsung di Stadium of Light, Sunderland, yang baru kembali ke Liga Inggris setelah delapan tahun, tampil berani menghadapi pemuncak klasemen sementara.

Arsenal bahkan harus menunggu hingga babak kedua untuk membalikkan keadaan setelah gawang mereka lebih dulu dibobol oleh mantan pemain akademi, Danny Ballard, pada menit ke-36.

Saka dan Trossard kemudian membawa Arsenal unggul 2-1, tetapi keunggulan itu sirna di masa tambahan waktu ketika Brobbey berhasil memanfaatkan bola liar di kotak penalti.

Hasil tersebut memang tidak mengubah posisi Arsenal di puncak, tetapi selisih poin mereka dengan Manchester City kini berkurang menjadi tujuh.

Tag:  #sunderland #arsenal #arteta #sakit #perut #usai #tren #positif #rekor #cleansheet #tercoreng

KOMENTAR