Peran Bripka Dedy di Kampung Narkoba: Jadi ''Sniper'' yang Awasi Gerak-gerik Aparat
Bripka Dedy Wiratama (tengah), polisi yang menjadi beking Kampung Narkoba Gang Langgar, Samarinda, tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (5/6/2026) untuk diperiksa terkait kasus yang menimpanya.(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
16:06
5 Juni 2026

Peran Bripka Dedy di Kampung Narkoba: Jadi ''Sniper'' yang Awasi Gerak-gerik Aparat

- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peran Bripka Dedy Wiratama dalam jaringan peredaran narkoba di Kampung Narkoba Gang Langgar, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Dedy diduga berperan sebagai "sniper" atau pengawas yang bertugas memantau situasi di sekitar lokasi transaksi narkoba.

"Untuk peran dari yang bersangkutan sendiri ini sebagai 'sniper', yang mana sniper ini tugasnya adalah memberitahu atau mengawasi apabila ada konsumen yang gerak-geriknya mencurigakan, yang diduga mungkin anggota, sehingga mungkin bisa menyebabkan penangkapan di daerah Gang Langgar tersebut," kata Kepala Unit III Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kompol Drago, saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Drago menuturkan, istilah sniper dalam kasus tersebut bukan merujuk pada penembak jitu, melainkan orang yang bertugas mengawasi lingkungan sekitar untuk mendeteksi keberadaan aparat penegak hukum.

Baca juga: Tangan Terborgol, Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Tiba di Bareskrim

Menurut dia, sistem pengawasan di Gang Langgar dilakukan secara berlapis menggunakan alat komunikasi Handy Talky (HT).

Para pengawas ditempatkan di sejumlah titik mulai dari pintu masuk gang hingga area transaksi narkoba.

Mereka saling berkomunikasi untuk memberikan informasi apabila terdapat orang yang dianggap mencurigakan.

"Jadi, untuk sniper itu dia berdiri atau memposisikan dirinya di dalam Gang Langgar itu dengan ada di beberapa titik, yang mana masing-masing titik itu menggunakan alat komunikasi berupa Handy Talky. Jadi dari depan gang sampai dengan tempat transaksi narkoba itu, itu semua pegang Handy Talky," ujar dia.

Dari hasil penyelidikan sementara, Dedy diduga berada di salah satu titik pengawasan di bagian dalam kawasan Gang Langgar.

Selain diduga menjadi pengawas jaringan narkoba, Dedy juga diketahui pernah mengonsumsi narkotika.

Baca juga: Bripka Dedy Sniper Kampung Narkoba Samarinda, Bareskrim: Siapa Pun yang Terlibat Diproses

Hal itu diperkuat dengan hasil tes urine yang menunjukkan dirinya positif menggunakan narkoba.

"Yang pasti yang bersangkutan ini diketahui pernah mengonsumsi narkoba, positif (urine)," papar Drago.

Meski demikian, penyidik masih mendalami jenis narkotika yang digunakan, lamanya keterlibatan Dedy dalam jaringan tersebut, hingga kemungkinan adanya imbalan yang diterimanya selama menjalankan peran sebagai sniper.

Penyidik juga membuka kemungkinan adanya pengembangan terhadap tersangka lain yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkoba di Gang Langgar.

"Untuk semua oknum yang terlibat dalam peredaran narkotika, sesuai perintah dan petunjuk pimpinan, akan semua kita tangkap," ujar Drago.

Sebelumnya diberitakan, Dedy tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat pukul 15.18 WIB untuk menjalani pemeriksaan pidana narkotika.

Baca juga: Guru Ngaji dan Ketakutan yang Menyelimuti Kampung Narkoba

Pantauan Kompas.com, Dedy datang dengan mengenakan kemeja biru dan dalam kondisi tangan terborgol.

Ia dikawal ketat oleh petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menuju ruang pemeriksaan.

Saat dihujani pertanyaan wartawan mengenai dugaan keterlibatannya dalam jaringan narkoba Gang Langgar, Dedy memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan apa pun.

Dedy juga telah menjalani sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri pada Selasa (2/6/2026).

Dalam sidang tersebut, ia dijatuhi sanksi PTDH serta penempatan khusus selama 15 hari setelah dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran berat dan terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Tag:  #peran #bripka #dedy #kampung #narkoba #jadi #sniper #yang #awasi #gerak #gerik #aparat

KOMENTAR