Ramai Salah Digambar AI, Bagaimana Lambang Garuda Pancasila yang Benar?
Lambang Garuda Pancasila: Sejarah Lahirnya Pancasila(Kemdikbud)
08:36
2 Juni 2026

Ramai Salah Digambar AI, Bagaimana Lambang Garuda Pancasila yang Benar?

Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, berbagai gambar lambang negara Republik Indonesia, Garuda Pancasila diunggah dengan membuat ulang dengan akal imitasi atau artificial intelligence (AI).

Namun bukan malah presisi, hasil AI tersebut jadi sorotan netizen lantaran detail kecil yang memiliki makna mendalam dalam Garuda Pancasila absen.

Jumlah helai bulu yang seharusnya menjadi bagian makna kemerdekaan Indonesia menjadi amburadul.

Kesalahan penggambaran ulang lambang negara ini pun diakui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca juga: BRIN Minta Maaf Gunakan Lambang Garuda Pancasila yang Tidak Sesuai

Dalam unggahan sosial media X @brin_indonesia, mereka meminta maaf telah mengunggah lambang negara dengan yang tidak sesuai dengan pakemnya.

Berikut adalah permintaan maaf dari BRIN.

PERMOHONAN MAAF

BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan.

Peneliti BRIN: Jokowi Keliling Indonesia untuk Bantu PSI Lolos ke Parlemen

Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masa mendatang.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki.

Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN.

Lantas seperti apa penggambaran Garuda Pancasila sesuai dengan pakem yang ditentukan?

Jumlah helai bulu

Dilansir dari Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP), jumlah helai bulu telah diatur untuk merangkai makna waktu kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Kepala BPIP Pimpin Upacara Penurunan Bendera di Hari Lahir Pancasila

Bulu pada sayap kiri dan kanan masing-masing 17 helai yang menunjukkan tanggal 17.

Bulu pada ekor berjumlah delapan helai menunjukkan bulan 8 atau Agustus.

Bulu kecil pada ekor berjumlah 19 dan bulu kecil pada leher berjumlah 45 yang menunjukkan tahun 1945.

Rangkaian bulu ini bermakna 17 Agustus 1945, hari kemerdekaan bangsa Indonesia dari kolonialisme.

Perisai dada

Selain bulu, ada juga makna perisai yang berada di dada burung garuda yang terbagi menjadi lima sebagai lambang Pancasila.

Baca juga: Anggota DPR: Jangan Sampai BPIP Kalah Keren dengan Pemuda Pancasila

Sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa dilambangkan sebagai bintang.

Sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan sebagai rantai emas.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia dengan lambang pohon beringin.

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Pemusyawaratan Perwakilan diberi lambang Kepala Banteng.

Sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan padi dan kapas.

Baca juga: Kenang Try Sutrisno, BPIP: Sosok Teladan yang Penuh Dedikasi, Disiplin, dan Kasih

Warna burung garuda

Dalam penjelasan BPIP juga dijabarkan detil kecil seperti cengkeraman kaki burung garuda. Kaki ini mencengkeram pita putih bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika.

Kemudian warna burung garuda yang berwarna emas.

Warna ini pun memiliki makna tersendiri, yakni warna kuning emas yang melambangkan keagungan.

Keagungan yang dimaksud adalah keagungan bangsa Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi martabat bangsa yang bersifat agung dan luhur.

Baca juga: Prabowo Disebut Sudah Terbitkan Supres RUU BPIP

Tag:  #ramai #salah #digambar #bagaimana #lambang #garuda #pancasila #yang #benar

KOMENTAR