Kisah Dudung Abdurachman: Dari Loper Koran, Pimpin TNI AD, Kini Kepala Staf Presiden
Eks KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman saat ditemui di Istana, Jakarta, Senin (27/4/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
18:34
27 April 2026

Kisah Dudung Abdurachman: Dari Loper Koran, Pimpin TNI AD, Kini Kepala Staf Presiden

Jenderal Purnawirawan TNI Dudung Abdurachman resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Ia dilantik langsung Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026) bersama lima pejabat lainnya.

Dudung sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Pertahanan Nasional.

Perjalanan Dudung mencapai kariernya saat ini memiliki cerita panjang, dari seorang loper koran, penjual kue hingga menjadi seorang perwira tinggi TNI.

Loper Koran dan Berjualan Kue

Kisahnya menjadi seorang loper koran ini pernah diceritakan Dudung saat berbincang dengan Pemimpin Redaksi Kompas.com, dalam tayangan Beginu Sesi 2 Episode 6.

Baca juga: Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Sewaktu remaja, Dudung harus membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebab, Ayahnya meninggal dunia saat Dudung masih SMP pada 1981.

Anak keenam dari delapan bersaudara itu harus membantu ibunya mencari uang. Dengan mengayuh sepeda, ia mengantar koran ke rumah para pelanggan sejak pukul 4 pagi.

"Sepeninggal bapak saya, ibu saya ini kan ya secara ekonomi ya namanya janda pensiunan PNS. Akhirnya untuk menopang kehidupan itu saya jualan koran, saya nganter koran, loper koran," ucap Dudung

Selesai mengantar koran sekitar pukul 08.00, Dudung mesti membantu ibunya menjajakan kue klepon di lingkungan Kodam III/Siliwangi, Jawa Barat.

Baca juga: Kisah Hidup Dudung Abdurachman, dari Loper Koran hingga Jadi Pangkostrad

Dudung sengaja memilih sekolah di siang hari supaya ia bisa membantu ibunya.

Lantaran hampir setiap hari mengantar kue, Dudung akhirnya dikenal oleh tentara yang berjaga di depan pintu. Ia kerap menyelonong masuk ke dalam ruangan.

Namun, suatu hari, ketika hendak mengantarkan kue, penjaga yang bertugas merupakan tentara baru yang belum mengenal Dudung.

Mendapati Dudung yang menyelonong masuk tanpa melapor, penjaga itu geram. Ditendanglah kue-kue yang dibawa Dudung hingga berhamburan.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman ditemui di sela-sela agenda General Border Committee Malaysia-Indonesia di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2023).KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman ditemui di sela-sela agenda General Border Committee Malaysia-Indonesia di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2023).Saat itulah, muncul keinginan Dudung untuk menjadi perwira tinggi.

"Ditendanglah kue itu, ada 50 biji, menggelundung. Di situ saya bilang, awas nanti saya jadi perwira. Di situ saya bangkit pengin jadi tentara. Awalnya di situ, padahal dulu cita-cita saya pengin kuliah," kata Dudung sambil tertawa.

"Di situ saya berpikir, ini orang jangan semena-mena sama rakyat kecil. Itu enggak boleh," tuturnya.

Baca juga: Jadi KSP, Dudung Janji Buka Laporan Masyarakat 24 Jam

Tekad Dudung ternyata tak sia-sia. Ia berhasil masuk Akademi Militer di Bandung. Tiga tahun kemudian ia lulus dengan pangkat Letnan Dua.

Meniti Karier Militer Hingga Jadi KSAD

Dudung pertama kali bertugas di Dili, Timor Timur pada 1988. Kemudian, pada 1993 ia ditugaskan ke Bali.

Dari Bali, Dudung pindah ke Bandung. Dudung beberapa kali berpindah kota. Bahkan, ia pernah dikirim menjadi tim penjaga perdamaian di Filipina Selatan.

Selama 2018 hingga pertengahan 2020, Dudung menjabat Gubernur Akmil. Kemudian, pada Agustus tahun lalu ia dipercaya sebagai Panglima Kodam Jaya.

Baca juga: Dilantik Jadi KSP, Dudung Abdurahman Punya Harta Rp 13,3 Miliar

Salah satu tonggak penting dalam karier militernya adalah ketika ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi yang Dudung emban hingga menjelang masa pensiunnya pada tahun 2023.

Sebelum menjadi KSAD, Jenderal Purnawirawan Dudung juga pernah memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Tag:  #kisah #dudung #abdurachman #dari #loper #koran #pimpin #kini #kepala #staf #presiden

KOMENTAR