Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
Mantan bintang Timnas Inggris, Raheem Sterling, dilaporkan ditangkap polisi setelah mengalami kecelakaan tunggal dengan mobil Lamborghini yang dikendarainya di jalan tol M3, Hampshire, Inggris. [Istimewa]
10:06
30 Mei 2026

Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba

Mantan bintang Timnas Inggris, Raheem Sterling, dilaporkan ditangkap polisi setelah mengalami kecelakaan tunggal dengan mobil Lamborghini yang dikendarainya di jalan tol M3, Hampshire, Inggris.

Pemain berusia 31 tahun yang kini memperkuat Feyenoord itu diduga mengemudi dalam kondisi tidak layak akibat pengaruh narkoba.

Sterling juga tengah diselidiki atas dugaan mengemudi berbahaya, kepemilikan narkotika Kelas C, serta menolak memberikan sampel pemeriksaan kepada petugas.

Menurut laporan The Sun, insiden tersebut terjadi pada Kamis pagi (28/5/2026). Sterling kemudian dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepolisian Hampshire mengonfirmasi adanya kecelakaan yang melibatkan sebuah Lamborghini di jalur selatan M3 dekat Minley Interchange.

"Sesaat sebelum pukul 09.00 pagi pada Kamis, kami menerima laporan bahwa sebuah Lamborghini menabrak pembatas jalan di M3 arah selatan dekat Minley Interchange," bunyi pernyataan resmi kepolisian.

Frank Leboeuf Kritik Keras Enzo Maresca Soal Perlakuan ke Raheem Sterling [Instagram Raheem Sterling]Frank Leboeuf Kritik Keras Enzo Maresca Soal Perlakuan ke Raheem Sterling [Instagram Raheem Sterling]

Polisi memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dan tidak ada korban luka dalam insiden itu.

"Pengemudi, seorang pria berusia 31 tahun asal Berkshire, ditangkap atas dugaan mengemudi dalam kondisi tidak layak akibat narkoba, mengemudi berbahaya, kepemilikan narkotika Kelas C, dan gagal memberikan sampel pemeriksaan. Ia telah dibebaskan dengan jaminan sementara penyelidikan berlanjut," lanjut pernyataan tersebut.

Di Inggris, kategori narkotika Kelas C mencakup sejumlah zat seperti obat penenang tertentu, steroid anabolik, gas tertawa (nitrous oxide), hingga GHB.

Kasus ini menjadi sorotan karena Sterling merupakan salah satu nama besar sepak bola Inggris dalam satu dekade terakhir.

Karier Sterling dimulai di akademi Queens Park Rangers sebelum bergabung dengan Liverpool pada usia 15 tahun.

Namanya kemudian melejit bersama The Reds sebelum direkrut Manchester City pada 2015.

Bersama City, Sterling menikmati masa keemasan dengan meraih berbagai trofi domestik selama tujuh musim di bawah asuhan Pep Guardiola.

Pada 2022, ia pindah ke Chelsea dengan kontrak jangka panjang.

Namun performanya tidak pernah benar-benar mencapai level terbaik selama berada di Stamford Bridge.

Sterling sempat menjalani masa peminjaman di Arsenal pada musim 2024/2025, tetapi klub London Utara itu memilih tidak mempermanenkan statusnya.

Setelah kontraknya dengan Chelsea berakhir melalui kesepakatan bersama pada Januari lalu, Sterling bergabung dengan Feyenoord secara gratis.

Ia tampil delapan kali bersama klub Belanda tersebut pada paruh kedua musim.

Di level internasional, Sterling telah mengoleksi 82 caps bersama Timnas Inggris sejak debutnya pada 2012.

Sterling menjadi salah satu pemain kunci Inggris saat mencapai final Euro 2020, meski akhirnya kalah dari Italia melalui adu penalti.

Hingga kini, pihak Sterling belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan dan tuduhan yang sedang diselidiki oleh kepolisian.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #tabrakan #lamborghini #pembatas #raheem #sterling #ditahan #polisi #diduga #pakai #narkoba

KOMENTAR