Harga Minyak Turun 1,7 Persen Usai Trump Berniat Akhiri Perang Iran
Presiden AS Donald Trump di depan proyek pembangunan ballroom Gedung Putih(AFP/KENT NISHIMURA)
10:08
30 Mei 2026

Harga Minyak Turun 1,7 Persen Usai Trump Berniat Akhiri Perang Iran

- Harga minyak dunia turun 1,7 persen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berniat mengakhiri Perang Iran.

Dikutip dari CNBC, Jumat (29/5/2026) minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,73 persen dan ditutup pada harga 87,36 dollar AS (sekitar Rp 1,55 juta)  per barrel, sementara Brent turun 1,77 persen menjadi 92,05 dollar AS (Rp 1,6) per barrel.

Penurunan ini diharapkan sebagai tanda awal pengakhiran konflik di Timur Tengah.

Baca juga: Turun Lagi, Harga Minyak Dunia Selama Mei Anjlok 17 Persen

Trump menginginkan pembukaan penuh Selat Hormuz tanpa batasan dan pungutan biaya sekaligus membersihkan ranjau laut yang dipasang oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

"Dan Iran harus setuju untuk mengizinkan AS menggali dan menghancurkan uranium yang diperkaya yang terkubur di bawah reruntuhan akibat serangan AS dan Israel tahun lalu," kata Trump.

Baik AS-Iran sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari ke depan.

Baca juga: Minyak Melebihi Harga Kewarasan

Saling curiga

Meski pembicaraan damai tengah berlangsung, kedua belah pihak masih saling mencurigai.

Iran tak bisa percaya dengan pernyataan Trump yang mereka sebut berpotensi melanggar komitmen bersama.

"Eskalasi militer terjadi setelah Presiden Trump sekali lagi mencampur ancaman dengan diplomasi dengan cara yang telah menjadi ciri khas konflik ini," lapor Times of India, Kamis.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Masih Bergejolak, Ketidakpastian AS-Iran Bayangi Harga BBM Global

AS juga curiga, Iran masih mengembangkan pengayaan uranium, menciptakan senjata nuklir di masa depan.

Washington saat ini fokus melucuti kemampuan nuklir Iran. Teheran menjelaskan, uranium miliknya murni untuk tujuan damai.

"Isu nuklir, pemicu utama perang akan menjadi prioritas utama dalam agenda selama periode negosiasi 60 hari," jelasnya.

Kedua belah pihak tetap punya tujuan akhir sama, pengakhiran perang.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Serangan Baru AS ke Iran

Tag:  #harga #minyak #turun #persen #usai #trump #berniat #akhiri #perang #iran

KOMENTAR