Produk AS Masuk RI, Haikal: Urusan Halal Tak Ada yang Diumpetin, Saya Bukan Bela Amerika
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hassan saat memberikan keterangan terkait produk Amerika yang akan masuk ke Indonesia, Senin (23/2/2026).(Febryan Kevin/Kompas.com )
15:02
24 Februari 2026

Produk AS Masuk RI, Haikal: Urusan Halal Tak Ada yang Diumpetin, Saya Bukan Bela Amerika

- Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan (Babe Haikal) meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan produk dari Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia.

Haikal memastikan setiap produk AS yang masuk Indonesia tetap wajib memiliki label halal.

“Tidak benar informasi yang beredar di masyarakat bahwa produk Amerika masuk ke Indonesia tidak perlu label halal, tidak benar,” kata Haikal, dalam keterangan Tim Media Presiden, Selasa (24/2/2026).

Haikal memastikan, terkait sertifikasi halal pada produk AS, tidak ada yang dilanggar.

Baca juga: Buka-Bukaan BPJPH soal Isu Produk AS Masuk Tanpa Sertifikat Halal

Dia mengeklaim pemerintah amat serius dan transparan, sehingga tidak ada yang dirahasiakan.

“Jangan khawatir, untuk urusan halal, enggak ada hal yang dirahasiakan, enggak ada yang diumpet-umpetin. Tidak ada yang dilanggar,” tutur dia.

Haikal menuturkan, sejak 1974, AS juga sudah punya regulasi yang ketat terkait produk halal.

Bahkan, kata dia, AS pun punya lembaga halal tersendiri yang sudah tepercaya.

Haikal mencontohkan, Amerika sudah memiliki badan halal, seperti Halal Transaction of Omaha (HTO) atau Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA).

Lembaga-lembaga itu sudah diakui dan bekerja sama dengan banyak negara, termasuk dengan Indonesia.

Baca juga: BPJPH Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi dan Label Halal

“Saya juga bukan membela Amerika. Amerika justru lebih ketat lho (untuk urusan halal) karena dia telah memberlakukan halal sejak 1974 dengan berdirinya IFANCA,” ujar Haikal.

Oleh karena itu, Haikal menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan resiprokal yang membuat produk AS tak perlu label halal adalah misinformasi.

Menurut dia, secara logika, tidak mungkin perusahaan AS memasukkan produknya tanpa ada labelisasi halal.

Baca juga: Komisi VIII DPR Tegaskan Indonesia Punya Hukum yang Jelas soal Jaminan Produk Halal

Sebab, masyarakat Indonesia sangat sensitif terkait label halal ini.

“Mereka juga sudah bisa belajar dong, andai kata mereka benar-benar masuk tanpa ada label halal, ya siapa yang beli di Indonesia. Itu sama juga menutup perusahaan-perusahaan itu dan merembet dengan boikot. Enggak mungkin lah terjadi,” imbuh dia.

Tag:  #produk #masuk #haikal #urusan #halal #yang #diumpetin #saya #bukan #bela #amerika

KOMENTAR