Kemenko Polkam: Tiga Bandara di Papua Dibuka Bertahap Pascapenembakan Pesawat
Ilustrasi bandara(Dok. Angkasa Pura I)
10:42
21 Februari 2026

Kemenko Polkam: Tiga Bandara di Papua Dibuka Bertahap Pascapenembakan Pesawat

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan tiga bandara di Papua, yakni Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur, akan dibuka kembali secara bertahap setelah dilakukan evaluasi dan penguatan pengamanan pasca insiden penembakan pesawat perintis.

Kepastian itu disampaikan dalam rapat koordinasi bertema “Ancaman terhadap Keamanan Udara Nasional dan Fasilitas Umum di Wilayah Papua” yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

"Rapat tersebut menghasilkan keputusan untuk membuka kembali Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur secara bertahap setelah pengamanan dinyatakan memadai," kata Kepala Biro Humas Datin Kemenko Polkam RI, Kolonel Inf Honi Havana dalam keterangannya, Jumat.

Baca juga: Oleh-oleh Prabowo dari AS: Tarif Resiprokal Trump Turun Jadi 19 Persen, Ribuan Produk Bebas Bea

"Langkah ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas tetap terjaga, distribusi logistik berjalan lancar, dan pelayanan publik kepada masyarakat Papua tidak terputus," lanjutnya.

Rapat tersebut membahas situasi keamanan penerbangan dan layanan publik di Papua pasca penembakan pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu.

Insiden itu berdampak pada penutupan sementara 11 bandara serta terganggunya sejumlah layanan publik, termasuk fasilitas kesehatan.

Menko Polkam Djamari Chaniago melalui Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono menegaskan negara tidak akan mundur dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat, termasuk di Papua.

“Segala bentuk gangguan terhadap obyek vital nasional, termasuk bandara dan fasilitas layanan publik, merupakan ancaman terhadap keselamatan rakyat dan tidak akan ditoleransi," ujar Purwito.

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Tangkap Homi Heluka dan Simak Kipka, Dua Buron Prioritas di Yahukimo

"Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku sesuai hukum yang berlaku," tambahnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan di Papua.

Penutupan sementara sejumlah bandara dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan awak pesawat dan masyarakat, sekaligus memberi ruang bagi penguatan pengamanan oleh TNI dan Polri.

“Stabilitas keamanan di Papua menjadi prasyarat utama bagi terselenggaranya pelayanan masyarakat, keberlanjutan pembangunan, penguatan konektivitas, serta terjaganya keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Tag:  #kemenko #polkam #tiga #bandara #papua #dibuka #bertahap #pascapenembakan #pesawat

KOMENTAR