Dukung Penguatan SDM Pertahanan, Fasilitasi Pendidikan Tinggi Calon Perwira TNI AD
Yayasan Cakra Inti Indonesia Fasilitasi Pendidikan Tinggi bagi Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) dan Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktupasus) TNI AD TA 2026. (Istimewa)
13:00
16 Februari 2026

Dukung Penguatan SDM Pertahanan, Fasilitasi Pendidikan Tinggi Calon Perwira TNI AD

— Yayasan Cakra Inti Indonesia terus memperkuat perannya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui fasilitasi penerimaan mahasiswa
baru program pendidikan tinggi bagi siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) dan
Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktupasus) TNI AD T.A 2026.

Program ini dirancang sebagai langkah strategis yayasan dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan pengembangan kapasitas, peningkatan kompetensi, serta jenjang karier aparatur negara, sejalan dengan kebutuhan organisasi dan tantangan nasional.

Yayasan Cakra Inti Indonesia merupakan badan hukum yang telah memiliki legalitas resmi
dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).
Seluruh kegiatan yayasan di bidang pendidikan, sosial, kemanusiaan, serta usaha
pendukung lainnya dilaksanakan berdasarkan UndangUndang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai lembaga yang berkomitmen pada pembangunan sumber daya manusia unggul,
Yayasan Cakra Inti Indonesia secara konsisten mendukung program peningkatan kualitas
pendidikan nasional. Melalui berbagai skema kerja sama strategis, yayasan memberikan
akses dan kesempatan pendidikan tinggi bagi putraputri terbaik bangsa untuk menempuh
pendidikan di sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 7.907 mahasiswa telah difasilitasi dan didampingi oleh
Yayasan Cakra Inti Indonesia dalam menjalani proses pendidikan tinggi. Upaya ini
merupakan kontribusi nyata yayasan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menanamkan nilai kepedulian sosial,
integritas, dan profesionalisme.

Mahasiswa binaan Yayasan Cakra Inti Indonesia berasal dari berbagai institusi strategis
nasional, antara lain berasal dari instansi Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara
Republik Indonesia, Kementerian-kementerian, Pemerintah Daerah dan berbagai lembaga
instansi lainnya.

Secapa AD merupakan lembaga pendidikan militer di lingkungan TNI Angkatan Darat yang
bertugas membentuk bintara-bintara terpilih menjadi perwira yang profesional, tangguh, dan
berintegritas. Peserta pendidikan direkrut dari prajurit berpangkat Sersan Kepala, Sersan
Mayor, hingga Pembantu Letnan Dua, yang setelah menyelesaikan pendidikan akan dilantik
menjadi Perwira TNI AD dengan pangkat Letnan Dua. Markas Secapa AD berlokasi di Jalan
Hegarmanah Nomor 152, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat.

Komandan Secapa, Mayjen TNI Abdul Rahman Said, menyampaikan bahwa pendidikan
tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk perwira TNI AD yang adaptif dan
profesional.

“Tantangan tugas TNI Angkatan Darat ke depan semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, perwira tidak hanya dituntut unggul dalam kemampuan militer, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, manajerial, dan kepemimpinan yang kuat. Sinergi pendidikan militer dengan pendidikan tinggi ini diharapkan dapat memperkuat kualitas perwira TNI AD secara menyeluruh,” ujar Mayjen TNI Abdul Rahman Said lewat keterangannya, Senin (16/2).

Dia menegaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan yayasan yang
kredibel merupakan langkah strategis dalam menyiapkan perwira TNI AD yang profesional,
modern, dan berdaya saing tinggi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Cakra Inti Indonesia, Mubarok menyatakan bahwa fasilitasi
pendidikan tinggi bagi siswa Pendidikan Pembentukan Perwira dan Diktupasus TNI AD
merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung pembangunan nasional.

“Yayasan Cakra Inti Indonesia berkomitmen untuk terus membuka akses pendidikan tinggi
yang berkualitas dan berkelanjutan, khususnya bagi para siswa pendidikan TNI AD. Kami
meyakini bahwa perwira yang memiliki kompetensi akademik, integritas, dan kepedulian
sosial akan menjadi aset strategis bagi bangsa dan negara,” ungkap Mubarok.

Mubarok menambahkan bahwa Yayasan telah mengimplementasikan program dan sistem
pelayanan pendidikan berbasis kampus digital guna mempermudah layanan akademik dan
administrasi mahasiswa secara cepat, transparan, dan efisien melalui perangkat digital dan
smartphone, tanpa mengganggu tugas dan kewajiban kedinasan peserta pendidikan.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #dukung #penguatan #pertahanan #fasilitasi #pendidikan #tinggi #calon #perwira

KOMENTAR