Wapres Gibran Hadiri Peluncuran Buku 70 Tahun Yusril Ihza Mahendra
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, pada Sabtu (7/2/2026) pagi di Balai Kartini, Jakarta Pusat. (KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
11:10
7 Februari 2026

Wapres Gibran Hadiri Peluncuran Buku 70 Tahun Yusril Ihza Mahendra

- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri peluncuran buku 70 tahun Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, pada Sabtu (7/2/2026) pagi di Balai Kartini, Jakarta Pusat.

Pantauan Kompas.com, Gibran hadir memakai batik coklat. Saat tiba di ruang acara, Gibran langsung menyalami beberapa tamu VVIP yang hadir.

Antara lain, Wakil Menteri Koordinasi Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Baca juga: Respons Gibran Usai PAN Ingin Dukung Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029

Saat bersalaman, Gibran didampingi Yusril.

Sesudah itu, Gibran duduk di barisan depan bersama Yusril dan para tamu undangan VVIP.

Dalam konferensi pers sebelum acara, Yusril menyampaikan beberapa isi dalam buku rekam jejak 70 tahun. Terdapat delapan buku yang diluncurkan.

"Dan buku ini memang bersifat jejak perjalanan sepanjang 70 tahun kehidupan saya, dan setengah abad itu kira-kira mulai umur 20 tahun ketika saya aktif sebagai mahasiswa dan mulai terlibat dalam pergerakan-pergerakan sosial dan politik pada waktu itu sampai dengan saat sekarang ini," kata Yusril dalam konferensi pers di Balai Kartini, Jakarta.

Baca juga: PKS Belum Putuskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Fokus Kawal Pemerintahan

Yusril menyampaikan bahwa buku ini tidak ditulis olehnya sebagaimana saat berusia 60 tahun.

Menurut dia, delapan buku ini merupakan suatu catatan perjalanan sejarah hidup Yusril hingga berusia 70 tahun.

"Dan ini merupakan suatu catatan perjalanan sejarah yang cukup panjang, tidak hanya menyangkut saya pribadi tapi juga menyangkut perkembangan masyarakat, bangsa, dan negara," ungkapnya.

Dalam satu judul buku, lanjut Yusril, dicetak 1.000 eksemplar. Di mana satu buku itu tebalnya 900 halaman.

Baca juga: Respons Anak SBY soal Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode

Yusril menyatakan bahwa buku-buku ini tidak diperjualbelikan, melainkan bisa diunduh gratis.

"Siapa yang mau mengunduh, silakan saja, jadi tidak ada persoalan hak cipta (copyright). Silakan saja, jadi makin banyak buku dibaca orang makin bagus dan makin tersebarlah ide-ide yang ada di dalam buku-buku itu," tutur Yusril.

Tag:  #wapres #gibran #hadiri #peluncuran #buku #tahun #yusril #ihza #mahendra

KOMENTAR