Wapres Gibran: Siapapun Presidennya, Menterinya Prof Yusril
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan kata sambutan dalam acara peluncuran delapan buku rekam jejak 70 tahun Yusril Ihza Mahendra, Sabtu (7/2/2026).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
12:54
7 Februari 2026

Wapres Gibran: Siapapun Presidennya, Menterinya Prof Yusril

- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memuji konsistensi dan integritas Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang dinilainya mampu mengabdi lintas rezim pemerintahan.

Hal itu disampaikan Gibran dalam sambutannya pada acara peluncuran delapan buku perjalanan hidup Prof Yusril Ihza Mahendra yang dirangkaikan dengan peringatan ulang tahun ke-70 Yusril, di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

“Jadi siapapun Presidennya, Menterinya Prof. Yusril," kata Gibran dalam sambutannya, Sabtu.

Baca juga: Menko Yusril Luncurkan Delapan Buku Rekam Jejak 70 Tahun, Bisa Diunduh Gratis

Gibran mengatakan, kiprah Yusril di pemerintahan menunjukkan pengabdian yang tidak semata-mata didasarkan pada jabatan, melainkan pada kesetiaan kepada negara.

“Pengabdian Prof. Yusril bukan semata soal jabatan, tapi sebuah pengabdian yang berkesinambungan, lintas rezim," ucapnya.

"Lintas rezim yang hanya dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki integritas, kejernihan berpikir, dan kesetiaan pada negara, bukan pada kekuasaan sesaat," tambah Gibran.

Baca juga: Yusril: Mayoritas Anggota Komite Reformasi Ingin Polri Tetap di Bawah Presiden

Yusril dipandang sebagai tokoh yang “serba bisa” dengan kiprah di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, hukum, tata negara, hingga politik.

Sebagai generasi muda, Gibran mengaku banyak belajar dari perjalanan dan pengalaman Yusril.

Ia menyinggung pencapaian Yusril yang menjadi guru besar hukum tata negara pada usia 42 tahun.

“Sebagai anak muda, saya harus banyak belajar dari beliau, dari pengalaman-pengalaman beliau. Beliau adalah guru besar hukum tata negara di usia 42 tahun," kata Gibran.

Baca juga: Yusril: Mayoritas Anggota Komite Reformasi Ingin Polri Tetap di Bawah Presiden

Ia kemudian memaparkan rekam jejak Yusril di berbagai era pemerintahan.

Mulai dari pendiri Partai Bulan Bintang (PBB), Menteri Hukum dan Perundang-undangan, Menteri Kehakiman dan HAM pada masa Presiden Abdurrahman Wahid dan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Kemudian, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kini, Yusril menjabat Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Yusril Sebut Pemerintah Proaktif Telusuri Status 2 WNI yang Gabung Tentara Asing

Gibran meyakini, buku perjalanan hidup yang merekam gagasan, pemikiran, dan semangat Yusril selama 70 tahun akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda.

Meski Yusril tumbuh di era mesin ketik, pemikiran dan gagasannya tetap relevan hingga era digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Prof. Yusril hidup di era sejak mesin ketik. Namun gagasan dan pemikirannya sampai sekarang masih relevan di era digital dan AI. Ini luar biasa, Bapak-Ibu tepuk tangan untuk Prof. Yusril," tutur Gibran.

Mengakhiri sambutannya, Gibran mengucapkan selamat atas peluncuran delapan buku yang merekam perjalanan hidup Yusril Ihza Mahendra.

Tag:  #wapres #gibran #siapapun #presidennya #menterinya #prof #yusril

KOMENTAR