Guyonan Eks Hakim MK Arief Hidayat Anaknya Jadi Dosen: Ingin Anak Saya Jadi Wapres
- Eks Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat berguyon tentang keinginannya yang tidak teralisasi karena anak-anaknya lebih memilih untuk menjadi dosen.
Mulanya, Arief menyampaikan bahwa anak-anaknya yang memilih karier sebagai dosen di Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Sebelas Maret (UNS), tidak pernah meminta yang aneh-aneh dan merepotkannya.
"Yang sulung (jadi dosen) di Undip dan yang bungsu (dosen) di UNS dan dua-duanya cuman ingin jadi dosen. Tapi, saya sebetulnya ingin anak saya bisa jadi Wakil Presiden, tapi tidak jadi kenyataan itu," kata Arief, usai Wisuda Purnabakti, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Ketua MK Suhartoyo Kenang 11 Tahun Kerja Bersama Arief Hidayat
Arief melanjutkan selorohnya itu dengan bercerita bahwa kini anak bungsunya mengusulkan agar Solo menjadi tempat kelahiran anak laki-lakinya.
"Anak bungsu saya setelah jadi dosen di UNS, waktu (istrinya mau) melahirkan itu ada pilihan melahirkan di Sematang atau Solo. Anak saya Angga mengatakan, 'Pak, ini katanya sudah di USG anak saya laki-laki, berarti cucu Papa nanti laki-laki biar lahir di Solo ya karena kalau lahir di Solo bisa jadi presiden atau wakil presiden," kata Arief.
Melalui cucu terakhirnya, Arief mendoakan agar keinginannya yang dulu dapat terwujud.
Menurut Arief, Solo merupakan berkah bagi negara Indonesia.
"Solo itu berkahnya Indonesia, katanya begitu, tapi menjadi presiden atau wakil presiden yang baik itu doa saya pada cucu saya yang terakhir yang laki-laki ini," kata dia.
Baca juga: Gelak Tawa Vendor Chromebook Saat Disentil Jaksa soal Kemahalan Harga
Diketahui, Arief Hidayat menjadi hakim MK sejak 1 April 2013, ketika diambil sumpah jabatan oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Selama 13 tahun di MK, ia merasakan dinamika dalam kehidupannya sungguh luar biasa ketika menjadi satu di antara sembilan hakim konstitusi.
"Mulai dari dinamika yang sifatnya membanggakan, menyenangkan, hingga penuh kesedihan dan kepiluan juga terjadi di MK ini. Semuanya telah terlewati dalam waktu 13 tahun," ungkap Arief.
Baca juga: Guyon Arief Hidayat ke Anwar Usman: Orang Tua yang Sudah Tak Berguna di MK
Dalam kesempatan ini, Arief Hidayat menyampaikan permohonan maaf kepada delapan hakim MK dan para staf di MK.
Di MK, posisinya akan digantikan oleh Adies Kadir yang namanya telah ditetapkan oleh DPR dalam rapat paripurna, pada Selasa (27/1/2026).
Tag: #guyonan #hakim #arief #hidayat #anaknya #jadi #dosen #ingin #anak #saya #jadi #wapres