PPATK: Perputaran Dana Judol pada 2025 Rp 286 T, Turun 20 Persen dari 2024
- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat perputaran dana judi online pada 2025 sebesar Rp 286,84 triliun.
Angka tersebut turun 20 persen ketimbang perputaran dana judi online pada 2024 yang sebesar Rp 359,81 triliun.
"PPATK mencatat perputaran dana judol pada tahun 2025 sebesar Rp 286,84 triliun yang dilakukan dalam 422,1 juta kali transaksi. Jumlah perputaran dana ini menurun 20% dibandingkan tahun 2024 yaitu sebesar Rp 359,81 triliun," tulis PPATK dalam siaran persnya, dikutip Jumat (30/1/2026).
Baca juga: PPATK: Judi Masih Dominasi Laporan Transaksi Mencurigakan 2025
Tren tersebut diikuti dengan penurunan jumlah deposit judi online, di mana pada 2025 sebesar Rp 36,01 triliun. Turun ketimbang pada 2024 yang sebesar Rp 51,3 triliun.
PPATK juga mencatat bahwa sebanyak 12,3 juta orang melakukan deposit judol melalui beberapa kanal seperti bank, e-wallet, dan QRIS.
Di samping itu, PPATK melihat adanya perubahan modus penyetoran deposit menggunakan QRIS yang meningkat signifikan dibandingkan melalui setoran di bank ataupun e-wallet.
"Turunnya total nominal deposit dan angka perputaran dana judol disebabkan karena penerapan strategi yang tepat dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judol di berbagai sisi," tulis PPATK.
Baca juga: Kapolri: Polisi Blokir 241.013 Situs Konten Judi Online Sepanjang 2025
Secara keseluruhan, sepanjang 2025 PPATK menerima 43.723.386 laporan dari berbagai jenis pelaporan.
Jumlah tersebut terdiri atas 3.557.473 Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT), yang menurun 3,6 persen secara tahunan (year on year/YoY), serta 39.835.917 Laporan Transfer Dana dari dan ke Luar Negeri (LTKL) yang meningkat signifikan sebesar 25,7 persen YoY.
Baca juga: Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Judi Online Bermodus Perusahaan Fiktif, Berikut Perannya
PPATK juga menerima 183.281 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) yang naik 2,7 persen YoY.
Selain itu, terdapat 125.093 Laporan Transaksi Penyedia Barang dan Jasa (LT PBJ), turun 4,6 persen YoY, serta 7.418 Laporan Pembawaan Uang Tunai (LPUT) yang menurun 15,7 persen YoY.
Tag: #ppatk #perputaran #dana #judol #pada #2025 #turun #persen #dari #2024