Ketua Komisi XI DPR Dukung Purbaya Rombak Pejabat Bea Cukai
- Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, mendukung sinyal perombakan besar-besaran di internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang dilakukan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
“Kami di Komisi XI DPR memandang sinyal restrukturisasi ini sebagai langkah yang tepat dan layak didukung," kata Misbakhun dalam keterangannya kepada Kompas.com, Kamis (29/1/2026).
Misbakhun menjelaskan, langkah tersebut harus dimanfaatkan sebagai momentum pembenahan fundamental.
Baca juga: Sinyal Keras Bersih-bersih Purbaya, Obrak-abrik Pegawai Pajak dan Bea Cukai
Dengan begitu, kata dia, celah kebocoran dapat ditutup untuk mengoptimalkan penerimaan negara sebagai penopang utama APBN.
"Reformasi di Bea Cukai jangan dimaknai sebatas rotasi atau mutasi rutin, tetapi harus benar-benar menyentuh pembenahan integritas aparatur serta penguatan tata kelola dan fungsi pengawasan,” kata Misbakhun.
Misbakhun menekankan, peran strategis Bea Cukai masih dihadapkan pada tantangan kebocoran penerimaan negara.
Misbakhun mengatakan, praktik impor ilegal hingga modus undervaluation berdampak langsung pada kesehatan fiskal nasional.
Baca juga: Restrukturisasi Besar-besaran Pegawai, Purbaya: Bea Cukai Mulai Besok, Pajak Minggu depan
Maka dari itu, Misbakhun mendorong agar perombakan di tubuh Bea Cukai menyasar aspek krusial, terutama penegakan hukum dan penguatan sistem pengawasan internal (SPI), guna meminimalisir penyalahgunaan wewenang dan meningkatkan kepatuhan.
Misbakhun menilai urgensi reformasi ini semakin kuat jika dikaitkan dengan kinerja penerimaan negara 2025 yang belum sepenuhnya mencapai target APBN.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun
Urgensi: Tantangan 2026 lebih berat
Tantangan fiskal 2026, kata dia, akan jauh lebih berat dan tidak bisa dihadapi dengan pendekatan yang sama.
“Kita tidak bisa masuk 2026 dengan pola kerja yang sama, sementara target penerimaan terus meningkat. Ini membutuhkan perbaikan yang nyata dan terukur,” tukasnya.
Sementara itu, Misbakhun menegaskan, pemerintah tidak dapat semata-mata mengandalkan pertumbuhan ekonomi.
Optimalisasi penerimaan negara harus ditempuh melalui penguatan administrasi, penutupan celah kebocoran, serta peningkatan integritas aparatur, khususnya di sektor pajak dan bea cukai. “Kalau celah-celah ini tidak kita tutup sejak awal, risiko shortfall akan kembali berulang. Reformasi kelembagaan harus menjadi bagian dari solusi,” imbuh Misbakhun.
Purbaya ancam rombak bea cukai besar-besaran
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Salah satu langkah tegas yang disiapkan Purbaya adalah perombakan pejabat Bea Cukai di lima pelabuhan besar.
“Ini serius. Besok bisa diobrak-abrik. Itu harusnya memperbaiki cara kerja pajak dan bea cukai, dan kebocoran-kebocoran itu tidak boleh terjadi lagi,” jelasnya saat ditemui di Thamrin Nine Jakarta, pada Selasa (27/1/2026).
Baca juga: Purbaya Kembali Ancam Obrak-Abrik Pegawai Pajak hingga Bea Cukai, Ada Apa?
Langkah tersebut, kata Purbaya, menjadi sinyal keseriusan pemerintah dalam memperbaiki kinerja penerimaan negara, khususnya dari sektor pajak dan kepabeanan.
Ia menegaskan tidak akan ragu mengambil tindakan keras jika kinerja kedua instansi tersebut masih belum sesuai harapan.
Purbaya menekankan, perombakan akan dilakukan bila penerimaan pajak dan bea cukai terus menunjukkan kinerja yang mengecewakan sepanjang tahun ini.
Menurut dia, pembenahan aparatur menjadi kunci untuk menjaga target penerimaan dan menekan defisit anggaran.
Baca juga: Setelah Bea Cukai, Purbaya Juga Ultimatum Pegawai Pajak
Dalam penataan pejabat, Purbaya menyebut akan ada yang dipromosikan, ada pula yang dipindahkan melalui skema tukar guling.
Ia menilai rotasi internal lebih efektif dibandingkan menarik pejabat dari luar DJP dan DJBC.
“Saya butuh gerak cepat dan orang-orang yang sudah paham medan. Jadi kita utak-atik dari dalam saja,” ujarnya. “Yang jelas nanti beberapa pejabat itu saya rumahkan saja,” kata Purbaya.
Tag: #ketua #komisi #dukung #purbaya #rombak #pejabat #cukai