Florentino Perez Terlibat Adu Argumen dengan Suporter Real Madrid
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengalami momen unik dalam perjalanan 26 tahun masa kepemimpinannya bersama Los Blancos.(TANGKAPAN LAYAR)
18:22
15 Mei 2026

Florentino Perez Terlibat Adu Argumen dengan Suporter Real Madrid

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, baru saja melewati momen yang sangat unik sepanjang 26 tahun masa kepemimpinannya dalam dua periode di kubu Los Blancos.

Situasi kurang kondusif di internal Real Madrid semakin memanas setelah Florentino Perez menggelar konferensi pers yang tidak biasa baru-baru ini.

Gelombang ketidakpuasan dari para suporter pun terlihat sangat jelas di tribun penonton saat timnya meraih kemenangan 2-0 atas Real Oviedo pada Kamis malam dalam lanjutan kompetisi Liga Spanyol 2025-2026.

Tensi tinggi antara manajemen Real Madrid dan para pendukungnya sebenarnya telah terendus sejak bulan Januari lalu, ketika gelombang cemoohan dan desakan agar presiden mundur mulai bergema.

Demi meredam situasi, pria berusia 79 tahun itu akhirnya memutuskan untuk mempercepat agenda pemilihan umum klub pada Selasa malam.

Baca juga: Florentino Perez Merasa Tujuh Gelar Liga Spanyol Real Madrid Telah Dicuri

Meski berhasil mengamankan kemenangan atas Oviedo dalam lanjutan laga LaLiga, keputusan strategis sang presiden selama dua tahun terakhir tetap menuai kritik tajam dari berbagai penikmat sepak bola.

Kamera pertandingan sempat menangkap momen langka saat Perez tampak terlibat perdebatan sengit dengan seorang suporter yang berada tepat di bawah tribun kehormatan Bernabeu.

Di tengah jalannya laga, sang presiden tampak memarahi suporter tersebut, menciptakan pemandangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kondisi di dalam stadion pun dipenuhi dengan spanduk-spanduk protes.

Berbeda dengan ejekan vokal yang biasanya diarahkan kepada pemain seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, kali ini sasaran utama protes adalah sang presiden sendiri.

Saat pemain Real Oviedo hendak melepaskan tendangan penjuru, sebuah spanduk bertuliskan 'Florentino, bersalah' langsung dibentangkan oleh penonton, sebelum akhirnya dengan cepat disita oleh petugas keamanan stadion.

Tak lama kemudian, spanduk kedua bertuliskan 'Florentino, pergi sekarang' juga sempat muncul namun langsung disensor oleh petugas dalam hitungan detik.

Baca juga: Mbappe Merasa Jadi Striker Keempat di Real Madrid, Arbeloa: Saya Tidak Peduli

Bantahan Isu Kesehatan

Santiago Cazorla (kiri) berinteraksi dengan Kylian Mbappe (kanan) dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Oviedo di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 14 Mei 2026. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)AFP/OSCAR DEL POZO Santiago Cazorla (kiri) berinteraksi dengan Kylian Mbappe (kanan) dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Oviedo di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 14 Mei 2026. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)

Ketegangan ini terjadi hanya berselang dua hari setelah sang presiden menegaskan bahwa dirinya bukan seorang diktator dan menyatakan bahwa oposisi harus bertindak ekstrem untuk menjatuhkannya.

Ia menuduh adanya kampanye hitam dari media yang sengaja dirancang untuk menggulingkan kekuasaannya.

Saat menjelaskan keputusannya untuk mempercepat pemilihan umum, ia menyampaikan argumen keras di hadapan para pemburu berita:

“Apa kamu tidak membaca koran setiap hari? Ini konspirasi yang diatur oleh jurnalis-jurnalis buruk melawan Real Madrid," jelas Perez dikutip dari Football Espana.

"Dalam 15 hari, atau berapa pun lamanya, kita akan mengadakan pemilihan umum,” lanjutnya.

Perez juga membantah dengan tegas berbagai rumor negatif yang menerpa dirinya, termasuk isu kesehatan yang menyebutkan bahwa ia mengidap penyakit parah.

“Bahkan ada yang mengatakan saya mengidap kanker stadium akhir… Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu mereka yang telah mengkhawatirkan saya bahwa saya masih presiden Real Madrid dan perusahaan saya, dan kesehatan saya sempurna."

"Saya tidak mungkin berada di kedua tempat itu jika kesehatan saya tidak sempurna."

"Jika saya mengidap kanker, seperti yang telah dikatakan, saya harus pergi ke pusat kanker. Jika memang demikian, bukankah itu sudah tersebar di seluruh dunia?” tegasnya.

Baca juga: Ketika Mbappe Tertawa Mendengar Hujatan Suporter Real Madrid...

Tantangan Terbuka untuk Calon Penantang

Perez, yang menjabat sejak tahun 2000 sebelum sempat mundur pada 2006 dan kembali lagi pada 2009, kerap dikritik karena sering melenggang tanpa lawan dalam pemilihan akibat ketatnya persyaratan finansial klub.

Persyaratan tersebut mewajibkan kandidat menjamin 15 persen dari total anggaran klub serta telah menjadi anggota selama minimal 20 tahun.

Terkait hal tersebut, ia menegaskan dedikasinya untuk terus memajukan prestasi klub sepak bola maupun bola basket yang dipimpinnya:

“Saya adalah orang pertama yang ingin memenangkan segalanya. Dengan saya sebagai presiden, kami telah memenangkan 37 gelar di sepak bola dan 29 di bola basket."

"Saya ingin berbicara tentang semua orang yang berkampanye di balik layar. Saya mengundang semua orang yang ingin maju."

"Saya akan maju untuk membela kepentingan anggota Real Madrid. Mereka tidak akan mengintimidasi saya. Mereka memberi saya banyak energi," tutup Florentino Perez.

Tag:  #florentino #perez #terlibat #argumen #dengan #suporter #real #madrid

KOMENTAR