Mendekati Selat Hormuz, Kapal Perang Induk Perancis Tiba di Laut Arab
Kapal induk Perancis, FS Charles-de-Gaulle (R91)(Wikimedia.)
17:48
15 Mei 2026

Mendekati Selat Hormuz, Kapal Perang Induk Perancis Tiba di Laut Arab

- Kapal induk Perancis Charles de Gaulle dikabarkan akan segera tiba di dekat Selat Hormuz.

Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Delegasi Perancis untuk Angkatan Bersenjata, Alice Rufo, pada Jumat (15/5/2026) di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Dilansir Anadolu, Jumat, Kepada stasiun berita Perancis BFMTV Rufo mengatakan, Kapal induk Perancis Charles de Gaulle bergerak ke Laut Arab dan sudah berada di kawasan tersebut.

“Kapal itu sedang bergerak maju ke Laut Arab. Kapal itu berada di area tersebut,” kata Rufo, merujuk pada kapal induk Perancis tersebut.

Baca juga: Inggris Susul Misi Perancis di Selat Hormuz, Kerahkan Kapal Perang


Perancis kirim kapal untuk amankan Selat Hormuz

Sebelumnya, dilansir Kompas.com, kapal induk Charles de Gaulle mulai bergerak menuju ke Laut Merah pada Rabu (6/5/2026).

Ini merupakan bagian dari rencana gabungan Perancis–Inggris di Selat Hormuz untuk menghadapi kemungkinan misi pemulihan navigasi.

Juru bicara kepala staf angkatan bersenjata Perancis, Kolonel Guillaume Vernet, mengatakan langkah tersebut merupakan tahap lanjutan dari pengerahan militer di Timur Tengah.

Baca juga: AS Tunda Pengawalan, Kapal Perancis Langsung Diserang di Selat Hormuz

Kapal perusak HMS Dragon milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris.KEMENTERIAN PERTAHANAN INGGRIS via WIKIMEDIA COMMONS Kapal perusak HMS Dragon milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

“Masuk ke selatan Suez adalah hal baru bagi kami. Secara geografis, ini lebih dekat ke Selat Hormuz dan karena itu memungkinkan kami untuk bereaksi lebih cepat, jika kondisi telah terpenuhi,” kata Vernet.

Upaya itu disusul pemerintah Inggris melalui Kementerian Pertahanan pada Sabtu (9/5/2026) yang mengumumkan akan mengerahkan kapal perang HMS Dragon ke kawasan Timur Tengah.

"Penempatan awal HMS Dragon adalah bagian dari perencanaan bijaksana yang akan memastikan Inggris siap,” ujar juru bicara Kemenhan Inggris kepada AFP.

Baca juga: Setelah Selat Hormuz, Trump Incar Kemenangan Ekonomi di Jantung China

“(Langkah ini) sebagai bagian dari koalisi multinasional yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Perancis, untuk mengamankan selat tersebut, ketika kondisi memungkinkan," sambungnya.

Perancis dan Inggris memimpin misi multinasional untuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Kedua negara menekankan bahwa pasukan tersebut akan sepenuhnya bersifat defensif dan hanya akan dikerahkan setelah perdamaian abadi di wilayah tersebut disepakati.

Tag:  #mendekati #selat #hormuz #kapal #perang #induk #perancis #tiba #laut #arab

KOMENTAR