Janji Ahmad Ali dan Rusdi Masse yang Sama-sama Keluar NasDem dan Masuk PSI
Ketua Harian PSI ahmad Ali saat ditemui di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (22/11/2025). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
18:10
29 Januari 2026

Janji Ahmad Ali dan Rusdi Masse yang Sama-sama Keluar NasDem dan Masuk PSI

- Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mengungkapkan dirinya dan Rusdi Masse Mappasessu pernah berjanji untuk tidak saling meninggalkan.

Sehingga, ketika Ahmad Ali keluar dari NasDem pada 2025, Rusdi Masse kini menyusul Ali keluar dari Nasdem juga, dan berlabuh ke PSI.

Sebab, Ali menyebut hubungannya dengan Rusdi Masse lebih dari hubungan sedarah.

"Saya enggak pernah mengajak dia untuk bergabung di PSI. Tapi memang kami ini saya katakan tadi, dia bukan saudara sedarah saya, tapi kami berdua melebihi hubungan saudara sedarah," ujar Ali di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026).

"Jadi kami berdua berkomitmen bahwa ketika saya keluar dari Partai Nasdem, bagi kami berpolitik, kami berjanji untuk tidak saling meninggalkan," sambungnya.

Baca juga: Buktikan ke Surya Paloh Nasdem Menang di Sulsel, Rusdi Masse: Perjuangan Saya Selesai

Ali mengatakan, sebenarnya dirinya belum berharap Rusdi Masse bergabung ke PSI, mengingat Rusdi Masse mengemban tugas anggota DPR periode 2024-2029.

Namun, tiba-tiba Rusdi Masse mundur dari Nasdem dan DPR. Rusdi Masse pun menyampaikan dirinya sudah siap bergabung ke PSI.

"Artinya komitmen itu terbangun sejak sebegitu lamanya. Saya tidak mengatakan, dan tidak mungkin akan mengatakan itu, bahwa (kami) salah satu tulang punggung, tapi kami pernah bekerja bersama-sama di Nasdem memimpin konsolidasi," kata Ali.

Ali mengatakan, ketika mereka berdua masih di Nasdem dulu, mereka melakukan konsolidasi bersama untuk memenangkan Nasdem di Sulsel.

Baca juga: Eksodus Senior NasDem, Rusdi Masse Resmi Susul Ahmad Ali dan Bestari Barus ke PSI

Hasilnya, di Pileg 2024, hasil kerja Rusdi Masse dan Ali berhasil membawa Nasdem menuju juara, menggusur Golkar yang selama ini selalu menang di Sulsel.

Berdasarkan keterangan PSI, masuknya Ahmad Ali ke PSI dinilai banyak kalangan sebagai game changer.

Bagi politisi berpengalaman lintas partai, kehadiran Ali bukan sekadar tambahan figur, melainkan 'BPKB' atau jaminan politik, bahwa PSI kini memiliki mesin, arah, dan kepastian untuk bertumbuh.

Ali disebut dipandang sebagai sosok yang menjembatani idealisme politik terbuka dengan kerja nyata dan disiplin organisasi.

Baca juga: Pendiri: PSI Dulu Dilabeli Partai Wangi, Hari Ini Kita Akhiri

PSI mengklaim partai mereka berkembang cepat, bukan karena meninggalkan nilai, tetapi karena mematangkan fondasi.

Dengan kepemimpinan yang kian solid dan jaringan yang melebar, PSI menunjukkan bahwa politik bersih dapat berjalan seiring dengan ketangguhan organisasi.

“PSI sebagai rumah bersama semakin nyata. Pintu partai terbuka lebar, namun tertata. Rumah ini kini terasa lebih nyaman bukan hanya bagi kader muda, tetapi juga bagi tokoh-tokoh politik berpengalaman yang mencari ruang berjuang dengan kepastian arah dan etika. Arus masuk anggota terus meningkat, diikuti percepatan pemenuhan struktur dari DPD, DPC hingga DPRT yang terselesaikan dalam waktu singkat," tulis PSI.

PSI disebut bak mobil tenaga turbo

PSI menyampaikan, layaknya mobil yang dipasangi turbo, mereka kini mengalami lonjakan tenaga yang signifikan.

Mesin politik yang sebelumnya berjalan stabil, kini dipacu untuk melaju lebih kencang mengejar ketertinggalan, memperpendek jarak, dan menempatkan PSI sejajar dengan partai-partai besar pada 2029.

"Turbo itu bukan sekadar soal kecepatan, tetapi juga efisiensi dan kendali: akselerasi struktur, perluasan jaringan, serta konsolidasi yang rapi agar PSI tidak hanya cepat, tetapi juga siap menyalip di lintasan politik nasional," terang PSI.


Sementara itu, pelantikan Rusdi Masse pada hari pertama Rakernas memperkuat pesan, di mana PSI tidak sekadar menambah nama, tetapi membangun kekuatan.

Konsolidasi ini menegaskan kesiapan PSI menghadapi kontestasi politik ke depan dengan organisasi yang rapi, terbuka, dan berorientasi hasil.

"Dengan fondasi yang kian kokoh dan kepercayaan yang tumbuh, PSI menegaskan diri sebagai rumah politik yang inklusif, tempat idealisme bertemu pengalaman, dan gagasan diwujudkan melalui kerja nyata untuk Indonesia," imbuh partai berlambang gajah ini.

Tag:  #janji #ahmad #rusdi #masse #yang #sama #sama #keluar #nasdem #masuk

KOMENTAR