Pendiri: PSI Dulu Dilabeli Partai Wangi, Hari Ini Kita Akhiri
Pendiri PSI Jeffrie Geovanie (kanan) saat ditemui di Rakernas perdana PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
17:13
29 Januari 2026

Pendiri: PSI Dulu Dilabeli Partai Wangi, Hari Ini Kita Akhiri

- Pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jeffrie Geovanie mengatakan PSI kini memasuki fase yang berbeda, di mana mereka sudah lebih matang, siap, dan terbuka sebagai organisasi politik yang serius menghadapi pemilu.

Jeffrie pun mengakui adanya gairah baru di tubuh PSI sejak bergabungnya Ahmad Ali sebagai Ketua Harian.

“Saya merasakan ada energi yang berbeda di PSI hari ini. Sejak kehadiran Ahmad Ali, PSI bukan lagi sekadar partai yang hidup di ruang wacana, tapi organisasi yang mulai lengkap dan siap bertarung di pemilu,” ujar Jeffrie di Rakernas perdana PSI, Makassar, Kamis (29/1/2026).

Jeffrie secara jujur menyinggung persepsi lama terhadap PSI yang selama ini kerap dianggap sebagai partai dengan segmentasi terbatas.

Baca juga: Kader NasDem Pindah ke PSI Rentan Kena Stempel Oportunis dan Kutu Loncat

Dia menekankan, kini, anggapan PSI hanya disukai kalangan tertentu telah usai.

“Dulu, PSI sering dilabeli sebagai partai yang isinya wangi-wangi. Partai yang hanya disukai oleh kalangan tertentu. Hari ini, itu harus kita akhiri,” ucapnya.

Lalu, Jeffrie mengutip Ahmad Ali yang menegaskan bahwa PSI harus menjadi rumah bersama, bukan partai eksklusif.

“Mas Ahmad Ali bilang, PSI harus menjadi tempat untuk semua. Saya sepakat. Kita tidak lagi bisa menjadi partai yang hanya nyaman untuk satu kelompok saja. Politik Indonesia terlalu besar untuk dikelola dengan cara sempit,” jelas Jeffrie.

Lebih jauh, Jeffrie juga mengungkapkan isi obrolan personalnya dengan Ahmad Ali.

Dia menyebut, mereka berdua memiliki kesamaan pengalaman, yakni kekecewaan terhadap praktik politik lama yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca juga: Citra Nasdem Dinilai Berpotensi Memburuk Usai Kader Hijrah ke PSI

“Kami berdua adalah orang-orang yang pernah kecewa dengan partai-partai lain. Dari kekecewaan itu, saya justru yakin bahwa pertemuan ini adalah jodoh politik,” katanya.

“Saya percaya, dari pertemuan ini, PSI punya peluang besar untuk tumbuh menjadi partai terbaik di republik ini. Bukan karena siapa tokohnya, tapi karena keberanian kita membangun partai yang benar-benar terbuka dan bekerja nyata,” imbuh Jeffrie.

Tag:  #pendiri #dulu #dilabeli #partai #wangi #hari #kita #akhiri

KOMENTAR