Kasatgas Tito Lepas Taruna Akpol, Akmil, dan Unhan Bantu Percepatan Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian melepas taruna Akpol, Akmil, dan Unhan untuk membantu percepatan penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Apel pelepasan digelar di Yonif 111 Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026).(DOK. Kemendagri)
18:26
23 Januari 2026

Kasatgas Tito Lepas Taruna Akpol, Akmil, dan Unhan Bantu Percepatan Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang

– Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian melepas taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Universitas Pertahanan (Unhan) untuk membantu percepatan penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Apel pelepasan digelar di Yonif 111 Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026).

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu menekankan bahwa tugas yang akan dijalani para taruna sebagian besar berkaitan dengan pekerjaan fisik. Kondisi pascabencana yang masih dipenuhi lumpur menuntut kesiapan fisik yang prima selama pelaksanaan tugas di lapangan.

“Rumah-rumah masyarakat kemasukan lumpur. Kalau sudah panas seperti ini, lumpur mengeras. Senjata utama peperangan (kita) syaratnya nomor satu adalah fisik,” ujar Tito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Ia juga mengingatkan para taruna agar tidak memberatkan masyarakat maupun pemerintah daerah setempat selama bertugas. Kehadiran mereka di Aceh Tamiang ditujukan untuk membantu, bukan justru menambah beban.

"Kita mengulurkan tangan, bukan menengadahkan tangan,” jelas Tito.

Selain membantu masyarakat secara langsung, ia berharap kehadiran para taruna turut menggerakkan kembali roda perekonomian daerah yang sempat terhenti akibat bencana.

Tito mengimbau agar kebutuhan selama penugasan dipenuhi dengan berbelanja di wilayah setempat sehingga perputaran ekonomi dapat kembali berjalan.

Lebih lanjut, ia menilai penugasan ini sebagai bentuk praktik nyata dari ilmu yang telah diterima para taruna di akademi.

Menurut Tito, pengalaman terjun langsung ke lapangan akan menjadi pembelajaran berharga sekaligus catatan sejarah pribadi bagi setiap taruna.

“Adik-adik, ini adalah praktik (sesungguhnya) dari pelajaran yang diterima di akademi, riil di lapangan,” ucapnya.

Tito juga berpesan agar para taruna menjalani tugas dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa selalu ada hikmah di balik setiap kesulitan.

“Di balik sesuatu yang sulit, pasti ada hikmahnya. Ini pekerjaan yang berat, tetapi saya yakin akan memberikan pelajaran dan menjadi sejarah pribadi bagi masing-masing adik-adik,” tuturnya.

Tito berharap kehadiran para taruna dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat Aceh serta jasa mereka dikenang sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

“Selamat bertugas. Semoga semuanya dapat melaksanakan tugas dengan lancar, selalu sehat, dan kembali ke akademi masing-masing dalam keadaan sehat dan lengkap,” pungkasnya.

Tag:  #kasatgas #tito #lepas #taruna #akpol #akmil #unhan #bantu #percepatan #penanganan #pascabencana #aceh #tamiang

KOMENTAR