Deklarasi Dua Partai Baru dengan Arah Berseberangan: Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat
Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq (ketiga kiri) didampingi jajaran pengurus partai menyampaikan pidato politik saat deklarasi Partai Gema Bangsa di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Partai Gema Bangsa secara resmi dideklarasikan dengan Ketua Umum Ahmad Rofiq dan Sekjen Muhammad Sopiyan. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
06:58
19 Januari 2026

Deklarasi Dua Partai Baru dengan Arah Berseberangan: Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat

 Pada akhir pekan kemarin, peta politik nasional kembali diramaikan dengan kemunculan dua partai baru yang mendeklarasikan diri, yakni Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat.

Meski lahir hampir bersamaan, arah politik keduanya langsung menunjukkan perbedaan yang kontras.

Gema Bangsa secara terbuka menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk Pemilihan Presiden 2029.

Sementara itu, Gerakan Rakyat memilih menempuh jalan berbeda dengan menyatakan Anies Baswedan sebagai sosok yang mereka dorong menjadi kepala negara.

Gema Bangsa dipimpin Ahmad Rofiq

Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Partai Gema pada saat itu juga langsung menyatakan dukungan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Partai ini dipimpin oleh Ahmad Rofiq sebagai Ketua Umum dan Muhammad Sopiyan sebagai Sekretaris Jenderal.

"Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab sejarah, saya nyatakan Partai Gema Bangsa resmi berdiri, resmi berjuang dan siap menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia,” ujar Ahmad Rofiq, saat mendeklarasikan Partai Gema Bangsa, Sabtu.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Muhammad Sopiyan selaku Sekjen Partai Gema Bangsa.

Acara turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan partai politik, di antaranya mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, serta perwakilan dari Partai NasDem, Demokrat, PKS, dan partai lainnya.

Saat membacakan deklarasi, Sopiyan secara tegas menyatakan dukungan Partai Gema Bangsa kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam kontestasi Pilpres 2029.

"Partai Gema Bangsa mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam pemilu tahun 2029,” ujar Sopiyan.

Dia menuturkan, Partai Gema Bangsa berdiri atas keinginan kuat untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, maju, adil, makmur, dan sejahtera sesuai dengan visi dan misi partai.

Menurut Sopiyan, Partai Gema Bangsa hadir sebagai partai politik modern yang terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia dan ingin menjawab kegelisahan publik terhadap praktik politik yang transaksional, sentralistik, dan oligarkis.

Partai ini juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan memberdayakan potensi daerah dan kearifan lokal melalui kebijakan desentralisasi politik.

Selain itu, Partai Gema Bangsa ingin menjadi rumah politik yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi, inisiatif, dan kreativitas yang produktif bagi kemajuan bangsa.

"Partai Gema Bangsa dengan kekuatan struktur organisasi dan kader yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten kota di Indonesia serta perwakilan di luar negeri, siap memenangkan Pemilu tahun 2029,” imbuh Sopiyan.

Gerakan Rakyat Dinakhodai Sahrin Hamid, Anies anggota kehormatan

 Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Anggota Kehormatan Ormas Gerakan Rakyat, Anies Baswedan saat memberikan keterangan usai pembukaan Rakernas I Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).   Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Anggota Kehormatan Ormas Gerakan Rakyat, Anies Baswedan saat memberikan keterangan usai pembukaan Rakernas I Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Sehari berselang, giliran Gerakan Rakyat yang mendeklarasikan diri menjadi partai politik.

Gerakan Rakyat yang lahir dari ormas itu berharap agar Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, saat menyampaikan pidato perdana usai ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri menjadi partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, Minggu (18/1/2026).

"Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, disiarkan langsung lewat kanal YouTube Gerakan Rakyat, Minggu (18/1/2026).

Sahrin menegaskan, deklarasi Partai Gerakan Rakyat adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut dia, Partai Gerakan Rakyat lahir dari semangat kolektif para anggota yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan satu tekad yang sama.

"Ini tentunya adalah hari yang sangat bersejarah buat kita. Sebuah hari di mana kerinduan terhadap sebuah kekuatan politik alternatif, sebuah kekuatan partai politik alternatif, sebuah alat perjuangan alternatif yang lahir dari orang-orang kecil, yang lahir dari orang-orang biasa,” kata Sahrin.

"Saudara-saudara semua hadir di sini dengan satu semangat, satu tekad yang bulat bahwa kita ingin hadir alat perjuangan yang betul-betul berpihak pada kepentingan dan kehendak rakyat,” sambungnya.

Menurut Sahrin, keputusan mendirikan partai politik adalah langkah besar yang diambil Gerakan Rakyat setelah melalui proses panjang sejak 2023.

"Kita mengawali dari 2023, kemudian 2024, 2025 kita mendeklarasikan Gerakan Rakyat sebagai organisasi kemasyarakatan dan di awal 2026 kita mencatatkan bahwa persaudaraan atau perkumpulan Gerakan Rakyat ini melalui rapat kerja nasional telah menetapkan berdirinya partai politik dan partai itu adalah Partai Gerakan Rakyat,” pungkasnya.

Adapun pada 17 Desember 2025 lalu, atau sebelum Gerakan Rakyat menjadi parpol, Anies telah diberikan kartu tanda anggota (KTA) nomor 001 oleh Sahrin Hamid.

"Pada hari ini, kami memohon dengan hormat Mas Anies Rasyid Baswedan sebagai tokoh inspiratif Gerakan Rakyat, sekaligus pada hari ini menjadi anggota pertama, anggota kehormatan Gerakan Rakyat," ujar Sahrin dalam jumpa pers di Sekretariat Gerakan Rakyat, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2025).

Tag:  #deklarasi #partai #baru #dengan #arah #berseberangan #gema #bangsa #gerakan #rakyat

KOMENTAR