Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros Sulsel, Basarnas Kerahkan 25 Personel
Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar langsung mengerahkan tim pencarian setelah menerima laporan hilangnya komunikasi dengan pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport pada Sabtu (17/1).
Pesawat tersebut diketahui sedang menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar dengan membawa total 11 orang, yang terdiri atas 8 awak pesawat dan 3 penumpang. Kontak terakhir dilaporkan terputus saat pesawat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Laporan awal diterima Basarnas Makassar pada Sabtu siang. Informasi dari AirNav Indonesia menyebutkan bahwa posisi terakhir pesawat terdeteksi di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan titik koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyampaikan bahwa tim SAR segera diberangkatkan menuju lokasi dugaan hilangnya pesawat. “Personel saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi. Informasinya daerah Leang-leang,” ujarnya.
Dalam tahap awal operasi pencarian, Basarnas Makassar menurunkan sekitar 25 personel yang dibagi ke dalam tiga tim guna mempercepat proses penyisiran di lapangan.
Informasi lanjutan dari manajemen AirNav Makassar mengonfirmasi jumlah orang di dalam pesawat sebanyak 11 orang, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang. Hilangnya kontak dengan pesawat dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.17 WITA.
Tim SAR dari Kantor SAR (Kansar) Makassar diberangkatkan dengan membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit truk personel, satu unit kendaraan rescue, serta satu unit drone yang digunakan untuk pemantauan dari udara.
Sampai berita ini dibuat, upaya pencarian masih terus berlangsung untuk memastikan titik lokasi pesawat serta mengetahui kondisi pesawat dan seluruh penumpang di dalamnya.
Tag: #pesawat #yang #hilang #kontak #maros #sulsel #basarnas #kerahkan #personel