Dampak Banjir Sumatera: 107,4 Ribu Hektare Sawah Rusak, 820.000 Hewan Mati-hilang
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan update lahan pertanian yang rusak akibat bencana banjir Sumatera dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).(KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
15:54
14 Januari 2026

Dampak Banjir Sumatera: 107,4 Ribu Hektare Sawah Rusak, 820.000 Hewan Mati-hilang

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan, lahan sawah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera mencapai 107,4 ribu hektar.

"Berdasarkan data per tanggal 13 Januari 2026, sawah yang terdampak bencana di ketiga provinsi mencapai 107,4 ribu hektar yang terdiri atas sawah rusak ringan 56,1 ribu hektar, rusak sedang 22,2 ribu hektar, rusak berat 29,1 ribu hektar," kata Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Amran menyampaikan, dari total tersebut, areal tanam padi dan jagung yang mengalami gagal panen mencapai 44,6 ribu hektar.

Sementara itu, lahan tanaman kopi, kakao, kelapa dalam dan lain-lainnya di luar lahan sawit yang terdampak mencapai 29,3 ribu hektar.

Adapun lahan holtikultura yang terdampak, meliputi lahan sayuran, buah, dan tanaman obat mencapai 1.800 hektar.

"Sedangkan jumlah ternak mati hilang untuk jenis ternak sapi, kerbau, kambing, domba, unggas mencapai lebih 820.000 ekor," beber Amran.

Kementerian Pertanian juga mencatat 58 unit rumah potong hewan rusak, 2.300 unit alat dan mesin pertanian hilang,74 unit Balai Penyuluhan Pertanian rusak, 3 bendungan rusak, 152 kilometer irigasi rusak, da 820 jalan produksi rusak akiba bencana tersebut.

Data ini masih bersifat dinamis dan akan diperbarui melalui koordinasi intensif antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Dinas Lingkungan Pertanian Provinsi di ketiga wilayah terdampak.

Amran menyebutkan, Kementerian Pertanian menganggarkan Rp 1,49 triliun untuk pemulihan pascabencana.

Alokasi ini bakal diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang paling terdampak di ketiga provinsi, khususnya lahan sawah rusak ringan dan sedang.

Sementara rehabilitasi sawah yang mengalami kerusakan berat akan bersinergi dengan kementerian ATR/BPN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Dari rehabilitasi lahan sawah ringan sedang dan irigasi sebesar Rp 736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp 68,6 miliar, rehab kawasan perkebunan Rp 50,46 miliar, serta penyediaan alsintan pupuk partisipasinya Rp 641,25 miliar," kata Amran.

Tag:  #dampak #banjir #sumatera #1074 #ribu #hektare #sawah #rusak #820000 #hewan #mati #hilang

KOMENTAR