Prabowo Ungkap Alasan MBG Dibentuk: 1 dari 5 Anak Indonesia Kurang Gizi
Presiden RI Prabowo Subianto di Kawasan Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026)(YouTube Sekretariat Presiden)
15:14
6 Januari 2026

Prabowo Ungkap Alasan MBG Dibentuk: 1 dari 5 Anak Indonesia Kurang Gizi

- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan sederhana pemerintah yang dipimpinnya membentuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengatakan bahwa rata-rata 1 dari 5 anak Indonesia masih kekurangan gizi. Prabowo menyampaikan ini saat memberikan taklimat awal tahun dalam retreat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

"Kita juga mencanangkan di awal program makan bergizi. Pertimbangannya sangat sederhana bahwa dari semua kajian, rata-rata 1 dari 5 anak Indonesia kekurangan gizi, 20 persen di beberapa daerah sampai 30 persen lebih," kata Prabowo, Selasa.

Kepala Negara mengungkapkan, fenomena itu adalah bentuk malanutrisi dan stunting. Pertumbuhan anak-anak tersebut tidak normal, sehingga badannya pun sangat lemah.

Selain itu, ia menambahkan, puluhan juta anak-anak lainnya tidak dapat sarapan saat berangkat ke sekolah.

"Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka nasi dengan daun-daun," ucap Prabowo.

Untuk itu, ia mencanangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kini, jumlah penerima manfaat program tersebut mencapai 55 juta dari pertama kali dicanangkan pada 6 Januari 2025.

Menurut Prabowo, hal ini adalah sesuatu yang membanggakan lantaran perkembangan program serupa di negara lain tidak semasif Indonesia.

"Contoh Brasil, Presiden Brasil (Lula da Silva) menyampaikan kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat. Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat," jelas Prabowo.

Di sisi lain ia tidak memungkiri, program ini masih memiliki banyak kekurangan. Begitu pun potensi penyimpangan dalam usaha manusia sebesar ini selama setahun berjalan.

Namun, pemerintah tidak tinggal diam. Ia mengaku akan terus mempelajari dan memperbaiki.

"Kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari, dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita 99 persen berhasil. Jadi saudara, tentunya kita harapkan zero defect, itu yang harus kita capai, tidak kita puas, dengan kekurangan 0,0 sekian itupun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi dan kita sedang atasi terus," tandas Prabowo.

Tag:  #prabowo #ungkap #alasan #dibentuk #dari #anak #indonesia #kurang #gizi

KOMENTAR