Kompolnas Minta Polisi Gunakan Cell Dump Ungkap Teror ke DJ Donny
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta kepolisian mengoptimalkan teknologi cell dump untuk mengungkap pelaku teror terhadap rumah influencer DJ Donny.
Anggota Kompolnas Choirul Anam menilai, ada sejumlah petunjuk penting yang dapat dimanfaatkan aparat penegak hukum, mulai dari rekaman CCTV hingga jejak digital di sekitar lokasi kejadian.
“Saya kira yang paling kelihatan di publik itu kan adanya CCTV ya. CCTV yang kelihatan dua orang tersebut. Yang kedua yang enggak kalah pentingnya adalah background, substansi dari para korban ini, orang-orang yang diteror," kata Anam dalam konferensi pers di Kantor Kompolnas, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Menurut dia, selain rekaman visual, polisi juga memiliki peluang besar untuk menelusuri identitas pelaku melalui jejak digital nomor telepon seluler (cell dump) yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Pasti ada rekam jejak, nomor digital di seputaran itu. Sehingga bisa di-celldump. Sehingga kita bisa tahu orang itu siapa, alamatnya di mana," ujarnya.
Anam menjelaskan, meskipun pelaku diduga menutupi identitas dengan mengenakan masker atau topi sehingga sulit dikenali lewat CCTV, teknologi cell dump tetap bisa menjadi solusi.
“Walaupun dia pakai masker, pakai topi, kan enggak kelihatan itu. Enggak pakai topi, pakai masker, kan biar tahu kalau kena CCTV dia bisa kelihatan wajahnya, bisa dicek NIK-nya," kata Anam.
Ia menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi tantangan bagi kepolisian sekaligus ujian dalam menjaga ruang publik yang aman dan sehat.
Anam juga mengingatkan bahwa partisipasi dan ekspresi merupakan hak konstitusional warga negara.
“Bagi siapapun yang kurang sependapat dengan partisipasi atau ekspresi dari berbagai pihak, ya tandingi dengan ekspresi yang lain, dengan data yang lain. Sehingga ruang publik kita menjadi ruang yang sehat," nilai Anam.
Teror DJ Donny
Diberitakan sebelumnya, seorang influencer yang aktif menyuarakan kritik terhadap pemerintah, DJ Donny, menerima dua kali teror ke rumahnya dalam kurun waktu tiga hari terakhir.
Pertama ia dikirimi bangkai ayam pada Senin (29/12/2025).
Kemudian, pada Rabu (31/12/2025), rumah DJ Donny dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal.
Upaya hukum yang telah ditempuh Donny saat ini adalah melapor peristiwa itu ke Mapolda Metro Jaya dengan registrasi perkara nomor STTLP/B/ 9545 / XII /2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Tag: #kompolnas #minta #polisi #gunakan #cell #dump #ungkap #teror #donny