Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumatera Bertambah Jadi 1.167 Orang
BANJIR SUMATERA: Petugas Kementerian Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi Aceh mengambil sampel kayu gelondongan yang terbawa arus luapan Sungai Tamiang, di area pasantren Islam Terpadu Darul Mukhlishin, Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (19/12/2025). Kemenhut telah mengirim tim verifikasi dan membentuk tim investigasi gabungan bersama Polri untuk menelusuri asal-usul kayu gelondongan yang ditemukan pascabencana banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Provinsi Aceh.
18:54
3 Januari 2026

Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumatera Bertambah Jadi 1.167 Orang

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari mengatakan, hingga Sabtu (3/1/2026), terdapat penambahan 10 korban jiwa dari Kabupaten Aceh Utara.

“Hari ini ada penambahan dari Aceh Utara sebanyak 10 jiwa, sehingga per hari ini, 3 Januari 2026, total korban jiwa meninggal dunia menjadi 1.167 jiwa,” ucap Abdul Muhari dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu.

Dalam pemaparannya, Abdul Muhari menyebut Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak akibat rangkaian bencana tersebut.

Setelah adanya penambahan hari ini, BNPB mencatat jumlah korban jiwa di Aceh mencapai 540 orang.

Sementara itu, Sumatera Utara mencatatkan 365 korban meninggal dunia, disusul Sumatera Barat dengan 262 korban jiwa.

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat masih terdapat 165 orang yang dinyatakan hilang.

Rinciannya, sebanyak 31 orang hilang di Aceh, 60 orang di Sumatera Utara, dan 74 orang di Sumatera Barat.

“Pencarian dan pertolongan dilakukan oleh tim SAR gabungan masih diteruskan khususnya di provinsi yang masih meneruskan status tanggap darurat,” kata Abdul Muhari.

Ia menjelaskan, operasi pencarian dan pertolongan menjadi salah satu fokus utama dalam fase tanggap darurat, terutama di wilayah terdampak yang aksesnya masih terbatas.

Sementara itu, jumlah pengungsi dilaporkan mengalami penurunan signifikan dalam dua hari terakhir.

Abdul Muhari menyebut sebanyak 122.507 jiwa telah kembali ke tempat tinggal masing-masing, baik untuk membersihkan rumah maupun membangun hunian sementara.

“Total saat ini data kami menunjukkan pengungsi berjumlah 257.780 jiwa (setelah ratusan ribu kembali ke tempat tinggal),” ujarnya.

Menurut Abdul Muhari, progres tersebut tidak terlepas dari upaya pembersihan kawasan terdampak yang dilakukan secara intensif oleh aparat gabungan, masyarakat, serta relawan.

Tag:  #korban #jiwa #banjir #longsor #sumatera #bertambah #jadi #1167 #orang

KOMENTAR