Beredar Video Taruna Akpol Berani Melawan Pengasuhnya, Diduga Tidak Terima Laptop Diperiksa
Video seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang melawan seorang perwira yang disebut sebagai pengasuhnya tengah viral di media sosial. 
10:06
4 September 2024

Beredar Video Taruna Akpol Berani Melawan Pengasuhnya, Diduga Tidak Terima Laptop Diperiksa

- Beredar video yang memperlihatkan seorang Taruna Akademi Kepolisian melawan pengasuhnya.

Bahkan, sang taruna yang berpakaian dinas terlihat mendorong pengasuh yang duduk di kursi panjang.

Di tengah adegan tarik menarik, terdengar suara seseorang yang diduga perwira polisi marah dan mengingatkan bahwa dia (yang mendorong) masih taruna, sehingga tidak pantas berbuat seperti itu kepada atasannya.

"Saya ini perwira, kamu toh baru masuk taruna, enggak menghargai atasan kamu,"ujarnya dalam video.

Dalam keterangan terkait video yang beredar di media sosial itu, disebutkan sang taruna bereaksi melawan pengasuhnya karena mereka hendak memeriksa laptop miliknya.

Diketahui kemudian, dalam laptop, ditemukan rekaman chatting sang taruna dengan rekanita atau teman perempuannya. Disebutkan hal tersebut adalah sebuah pelanggaran di dalam Akpol.

Sang taruna sendiri disebutkan terlambat masuk ke akademi setelah sebelumnya izin berobat.

Kaki jadi sorotan

Postingan ini pun telah ramai dikomentari warganet.

Namun belum diketahui secara pasti, kapan kejadian ini berlangsung.

Selain kelakuan sang taruna, bentuk kaki sang Taruna juga menjadi perhatian warganet.

Kaki sang taruna Akpol yang melawan perwira pembinanya tersebut disebut warganet seperti berbentuk X.

Ini menjadi aneh di mata warganet karena salah satu syarat penting masuk polisi apalagi Akpol adalah kaki tidak boleh bentuk X dan O.

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari Mabes Polri maupun Akpol terkait video yang beredar ini.

Akademi Kepolisian

Akademi Kepolisian atau sering disingkat Akpol adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak Perwira Polri.

Akpol adalah unsur pelaksana pendidikan pembentukan Perwira Polri yang berada di bawah Lemdiklat Polri (Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri).

Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010, Akpol bertujuan menyelenggarakan pendidikan pembentukan Perwira Polri tingkat Akademi dan lama pendidikan adalah 4 tahun (8 Semester) dengan output pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Pendekatan pendidikan melalui metode pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan. Akpol tergabung sebagai anggota INTERPA (International Association of Police Academies) dari 36 negara anggota lainnya.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari di Akpol seperti:

  • Kriminologi Forensik.
  • Psikologi Forensik.
  • Hukum Perdata.
  • Kedokteran Forensik.
  • Sosiologi.
  • Beladiri Polri.

Syarat tinggi badan untuk mendaftar ke Akpol:

  • Tinggi badan minimal pria 165 cm
  • Tinggi badan minimal wanita 163 cm.

Kepangkatan di Akademi Kepolisian

Cara membedakan tingkatan taruna dalam di akademi kepolisian sebetulnya dapat dengan mudah dilihat melalui chevron yang dikenakan.

Semakin banyak jumlah Chevron-nya makan semakin senior dan tinggi pangkat yang dimiliki oleh taruna tersebut.

Berikut sistem kepangkatan dan tingkatan Taruna Akpol

1. Cabhatar (Calon Bhayangkara Taruna)

Cabhatar merupakan calon taruna yang sudah dinyatakan lolos pada sidang penetapan kelulusan akhir dalam seleksi penerimaan.

Untuk Cabhatar diberikan seragam hijau untuk melaksanakan pendidikan dasar resimen selama 3 bulan dan belum memiliki chevron

2. Bhatar (Bhayangkara Taruna)

Bhatar adalah pangkat taruna Akpol tingkat I yang telah menyelesaikan pendidikan dasar resimen dan merupakan pangkat paling rendah yang ada di Akpol.

Jenjang pangkat ini dimiliki oleh taruna dalam waktu 3 bulan menuju ke tingkat yang lebih tinggi.

Chevron Bhatar berbentuk satu roket ke atas.

3. Abrigtar (Ajun Brigadir Taruna)

Abrigtar disematkan pada taruna Akpol tingkat I dengan dua buah chevron, yaitu satu di atas dan satu di bawah.

Setelah kurang lebih 6 bulan, Abrigtar bisa menuju tingkat selanjutnya.

4. Brigdatar (Brigadir Dua Taruna)

Tingkat Akpol berikutnya adalah Brigdatar yang merupakan pangkat menengah (Tingkat II) di akademi kepolisian dengan chevron berjumlah 4 buah, dua di atas dan dua di bagian bawah.

Brigdatar memiliki rentang waktu selama 1 tahun menuju pangkat Brigtuar

5. Brigtuar (Brigadir Satu Taruna)

Brigtuar adalah pangkat yang disandang oleh taruna tingkat III dengan 5 buah chevron, yaitu tiga di atas dan dua di bawah.

Pangkat ini memerlukan waktu 1 tahun menuju pangkat tertinggi di akademi kepolisian.

6. Brigtar (Brigadir Taruna)

Brigtar menjadi pangkat paling tinggi di Akpol dengan chevron berjumlah 6 buah, tiga di atas dan tiga di bawah.

Pangkat yang berada pada tingkatan IV di akademi kepolisian ini diemban oleh taruna selama 1 tahun menuju pangkat Ipda dan dinyatakan lulus dari Akpol.

Sebagian berita tayang di TRIBUN MEDAN

Tag:  #beredar #video #taruna #akpol #berani #melawan #pengasuhnya #diduga #tidak #terima #laptop #diperiksa

KOMENTAR